Breaking News:

Berusia Hampir 1 Abad, Dul Jamil Veteran Asal Banten Kisahkan Perjuangannya di Masa Kemerdekaan

Dul Jamil veteran asal Banten mengisahkan perjuangannya melawan Jepang dan Belanda di masa kemerdekaan

Penulis: mildaniati | Editor: Abdul Rosid
Mildaniati/TribunBanten.com
Dul Jamil veteran asal Banten mengisahkan perjuangannya melawan Jepang dan Belanda di masa kemerdekaan. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Dul Jamil veteran asal Banten mengisahkan perjuangannya melawan Jepang dan Belanda di masa kemerdekaan.

Dikisahkan Dul Jamil, di tahun 1945 dirinya bersama pasukan dari masyarakat Banten yang dipimpin oleh kiai menyerbu markas Kempetai Jepang di Gedung 45 (sekarang bernama Gedung Juang 45) di Alun-alun Barat Kota Serang.

Bermodalkan senjata golok dan bambu runcing, kata Dul, dia dan pasukan lainnya mengepung markas Jepang.

Baca juga: Berharap Milenial tak Lupakan Pejuang Raih Kemerdekaan, Veteran Banten Gelar Jiwa Semangat Juang 45

Pada penyerangan tersebut pasukan Jepang tunggang langgang melarikan diri dan meninggalkan markasnya.

Pasukan Banten saat itu turut bahagia dengan mengucapkan kalimat "merdeka"

Dari ratusan pasukan itu, dua orang anggota pasukan dari masyarakat Banten gugur akibat ditembak tentara Jepang yang bersembunyi di atas pohon, tepat di depang Gedung 45.

"Yang gugur ada dua orang bernama Tusbaki asal Kaloran dan orang Ciomas," ujarnya pada TribunBanten.com saat ditemui di kediamannya di Kampung Cikentang, Desa Sayar, Kecanatan Taktakan, Kota Serang, Jumat (12/8/2022).

Pria berusia hampir 1 abad itu bercerita sambil gemetar tubuhnya.

Kerutan di tubuhnya semakin mengkerut, jalannya sudah tidak bisa terlalu cepat, namun ingatan akan masa lalu masih terekam jelas olehnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved