Breaking News:

Saat Warga Kramatwatu Serang Tangkap Pelaku Pembacokan Pelajar SMK di Banten, Dikejar Sampai Sawah

Warga Kampung Tojong meringkus belasan pelaku pembacokan pelajar SMK di Banten. Insiden pembacokan itu terjadi di Desa Tonjong, pada Senin (15/8/2022)

Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
Surya Malang
Ilustrasi celurit. Warga Kampung Tojong meringkus belasan pelaku pembacokan pelajar SMK di Banten. Insiden pembacokan itu terjadi di Desa Tonjong, pada Senin (15/8/2022) 

Laporan Wartawan Tribun Banten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Sejumlah warga Kampung Tojong meringkus belasan pelaku pembacokan pelajar SMK di Banten.

Insiden pembacokan itu terjadi di Desa Tonjong, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang pada Senin (15/8/2022) sekitar pukul 14.44 WIB.

Setelah insiden itu, warga langsung mengejar para pelaku. Para pelaku diketahui masih berstatus pelajar SMK itu lari ke kampung dan sawah.

"Langsung warga pada mengejar, korban langsung kami amankan. Ketangkap sekitar tujuh orang pelajar langsung kami serahkan ke Polsek," kata Ketua RT 01 RW 01 Kampung Tojong Desa Tojong Anis Fuad ditemui di Kantor Desa Tonjong, Selasa (16/8/2022).

Baca juga: KRONOLOGI Pelajar SMK di Banten Jadi Korban Pembacokan, Diserang Belasan Orang saat Jajan di Warung

Seorang pelajar mengalami luka bacok pada bagian punggung akibat dari penyerangan belasan pelajar SMK itu.

Menurut Anis Fuad, peristiwa itu terjadi saat dia bersama para pemudaa lainnya sedang membuat pernak-pernik guna keperluan menyambut hari raya kemerdekaan Indonesia besok.

"Saya melihat mereka rombongan membawa motor lewat sini dari arah timur, cuma memang pas naik motor engga keliatan bawa senjata tajam," kata dia.

Baca juga: Nekat Tawuran, 5 dari 73 Pelajar di Tangerang Ditetapkan Jadi Tersangka, Ada yang Lakukan Pembacokan

Namun, seketika rombongan pelajar tersebut terhenti didekat jembatan depan warung, karena melihat ketiga pelajar sedang duduk dan jajan diwarung tersebut.

Dan pada saat itu, kata Anis, mereka turun dari motor dan mengeluarkan parang seketika menyerang ketiga pelajar tersebut.

Dua orang diantaranya berhasil melarikan diri, namun satu orang pelajar teluka akibat pukul parang di punggungnya.

"Disitu posisi memang ada tiga pelajar yang merupakan warga sini, yang lagi duduk diwarung," katanya.

Sementara itu, rombongab pelajar yang melakukan penyerangan kata Anis, merupakan gabungan pelajar SMK asal Cilegon.

Baca juga: Ayah tak Menyangka Anaknya Tega Jadi Pelaku Pembacokan saat Tawuran di Kasemen, Biasanya ke Sawah

Melihat peristiwa tersebut warga berhamburan keluar dan mengejar para pelajar yang membawa senjata tajam tersebut. Namun puluhan pelajar itu berlarian kekampung dan keareal persawah.

"Langsung warga pada ngejar, korban langsung kita amankan, ketangkep sekitar tujuh orang pelajar langsung kita serahkan ke polsek," katanya.

Baca juga: 5 Pelajar Jadi Tersangka dalam Aksi Tawuran di Tangerang Kota, Ada yang Lakukan Pembacokan!

Ia juga mengatakan peristiwa ini baru pertama kali terjadi.

Dan memang penyerang yang dilalukan oleh pelajar ini mereka tidak saling mengenal dan tidak memiliki masalah apa-apa sebelumnya.

"Engga kenal mereka. Orang biasa itu anak-anak pulang sekolah istirahat diwarung," katanya.

Dalam hal ini pihaknya juga berharap agar piahk kepolisian setempat juga sekolah bertindak tegas agar kejadian ini tidak terulang kembali dan pelakunya segera ditangkap.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved