Breaking News:

Terpleset Masuk ke Sumur Sedalam 15 meter, Wanita di Bojonegara Serang Meninggal Dunia

Amalia (45) warga Desa Tengkurak, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, ditemukan telah meninggal dunia didalam sebuh sumur pada Selasa (16/8/2022).

Penulis: desi purnamasari | Editor: Ahmad Haris
Dok. Basarnas Banten
Proses evakuasi Amalia (45) warga Desa Tengkurak, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang yang ditemukan telah meninggal dunia didalam sebuh sumur, pada Selasa (16/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Amalia (45) warga Desa Tengkurak, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang ditemukan telah meninggal dunia di dalam sebuah sumur, pada Selasa (16/8/2022).

Korban ditemukan meninggal dunia setelah tercebur ke dalam sumur sedalam 15 meter di rumahnya.

Kejadian nahas itu bermula sekitar pukul 19.00 WIB, saat korban sedang mengambil air untuk mandi.

Baca juga: Sering Diejek Tak Bisa Berikan ASI, Ibu Muda Buang Bayinya ke Sumur hingga Tewas, Ini Kronologinya

Namun saat menimba, tiba-tiba penyakit epilepsi yang dideritanya kambuh, hingga membuat korban terpeleset dan jatuh ke dalam sumur.

Humas Basarnas Banten Estu Riyadi membenarkan peristiwa itu, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, pada Rabu (17/8/2022).

“Iya benar, kantor SAR Banten menerima informasi sekitar pukul 20.00 WIB dari keluarga korban bahwa ada anggota keluarganya yang tercebur ke sumur,” ujarnya.

Setelah mendapatkan laporan peristiwa tersebut, tim SAR Gabungan yang terdiri dari satu tim Rescue, personil BPBD Kabupaten Serang dan Tagana langsung menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi terhadap korban.

Selain itu, pihaknya menyebutkan, proses evakuasi sempat mengalami kendala dikarenakan lubang sumur yang terlalu sempit.

Baca juga: Duh! Kakak dan Adik Nyemplung ke Sumur Sedalam 25 Meter, Berawal dari Ambil Buah Ceri

"Meski mengalami kendala, namun jenazah korban berhasil di evakusai pada pukul 20.47 WIB," katanya.

Sementara itu, tim SAR Gabunga juga membawa alat-alat yang akan digunakan untuk mengevakuasi korban antara lain 1 unit rescue car, 1 set blower, 1 set peralatan alkom, 1 set pal medis dan self contained breating apparus (SCBA).

Kini korban telah disemayamkan oleh pihak keluarga. 

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved