Breaking News:

Hoaks dan Konten Negatif di Medsos Marak Jelang 2024, Warga DKI-Banten Diedukasi, Catat Tanggalnya!

Untuk itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika berkolaborasi dengan Siberkreasi membuat gerakan program kegiatan Literasi Digital

Editor: Glery Lazuardi
Kompas.com
Ilustrasi media sosial. Untuk itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika berkolaborasi dengan Siberkreasi membuat gerakan program kegiatan Literasi Digital 

TRIBUNBANTEN.COM - Jelang pemilihan umum (Pemilu) 2024, hoaks dan konten negatif meramaikan media sosial di Indonesia.

Penggunaan internet dan media digital tak hanya memberikan manfaat bagi pengguna, namun juga membuka peluang terhadap beragam persoalan.

Seperti penyebaran konten negatif melalui media internet, penyebaran hoaks, ujaran kebencian, cyberbullying, maupun online radicalism.

Dari hasil pengukuran Indeks Literasi Digital yakni Kecakapan Digital, Etika Digital, Keamanan Digital dan Budaya Digital, pada tahun 2021 Indonesia berada pada level “sedang” dengan skor 3,49.

Lemahnya budaya digital bisa memunculkan pelanggaran terhadap hak digital warga. Rendahnya etika digital berpeluang menciptakan ruang digital yang tidak menyenangkan karena terdapat banyak konten negatif.

Baca juga: Buntut Penganiayaan Siswa SMPN 6 Cilegon Viral di Medsos Berakhir Damai, Pelaku Pindah Sekolah

Untuk itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika berkolaborasi dengan Siberkreasi membuat gerakan program kegiatan Literasi Digital melalui rangkaian webinar Indonesia Makin Cakap Digital (IMCD) tahun 2022.

Kegiatan Literasi Digital untuk Masyarakat umum dan komunitas segmentasi wilayah DKI Jakarta, Banten dan sekitarnya dimulai sejak bulan Juni hingga akhir tahun 2022.

Nantinya, Makin Cakap Digital akan diselenggarakan di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara pada Sabtu, 27 Agustus 2022.

"Acara di JIS itu bagian dari target 250 ribu orang peserta hingga akhir tahun 2022 ini," kata
Elvita Sari, Project Manager Indonesia Makin Cakap Digital untuk Segmentasi Jakarta Banten.

Menurut dia, tujuan utama kegiatan ini untuk mendorong masyarakat menggunakan internet dan platform digital secara cerdas, positif, kreatif dan produktif.

"Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif terlebih untuk mengidentifikasi hoaks serta mencegah masyarakat terkena dampak negatif penggunaan internet," tuturnya.

Dia mengharapkan melalui kegiatan itu dapat meningkatkan kecakapan masyarakat dalam bermedia digital serta bisa memanfaatkannya untuk mengembangkan potensi diri dan menciptakan dunia digital yang Aman, Cakap, Etis dan Berbudaya sesuai dengan empat pilar literasi digital.

Untuk bisa mengikuti kegiatan ini, masyarakat bisa melakukan pemesanan tiket secara gratis pada aplikasi Jaklingko.

Dan bagi masyarakat yang tidak bisa hadir langsung ke lokasi acara bisa mengikuti acara ini secara online melalui zoom meeting dengan mendaftarkan diri melalui link berikut Info.literasidigital.id atau https://s.id/regimcdjis.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved