Breaking News:

Sambil Menahan Air Mata, Seorang Guru di Kota Serang Cerita Pengalaman Selama 40 Tahun Mengajar

Pemerintah Kota Serang memberikan penghargaan kepada 12 aparatur sipil negara (ASN) Purna Bakti yang sudah mengabdi di Kota Serang.

Penulis: mildaniati | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/MILDANIATI
Pemerintah Kota Serang memberikan penghargaan kepada 12 aparatur sipil negara (ASN) Purna Bakti yang sudah mengabdi di Kota Serang. Upaya pemberian penghargaan digelar di lapangan pusat pemerintahan Kota Serang pada Senin (22/8/2022) saat berlangsungnya apel pagi. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Pemerintah Kota Serang memberikan penghargaan kepada 12 aparatur sipil negara (ASN) Purna Bakti yang sudah mengabdi di Kota Serang.

Upaya pemberian penghargaan digelar di lapangan pusat pemerintahan Kota Serang pada Senin (22/8/2022) saat berlangsungnya apel pagi.

Mahkuta Marta, seorang ASN, mengaku sudah mengabdi selama hampir 40 tahun menjadi guru.

Baca juga: Gemasnya Rayyanza Kini Mahir Bedakan Uang Rp 100 Ribu, Suster Rini Jadi Guru Cipung, Netizen Gemas

Pria berusia 60 tahun itu terakhir pensiun di SDN Neglasari yang terletak di Kecamatan Curug Kota Serang.

Pada usia 22 tahun, Marta sudah diangkat menjadi PNS setelah menyelesaikan pendidikan S1 nya.

Baca juga: Anaknya Dibunuh Ferdy Sambo, Ibunda Brigadir J Mulai Mengajar Kembali, Para Guru Berikan Motivasi

"Pertama diangkat jadi PNS tahun 1983, tugas tahun 1984 dan berakhir sampai 1 Agustus 2022, sekitar 39 tahun mengabdi mengajar menjadi guru," ujarnya saat ditemui di Pemkot Serang, Senin (22/8/2022).

Pria mengenakan pakaian batik dan berjanggut putih itu menceritakan pengalaman yang paling berkesan yaitu saat mengajar dan bisa dekat dengan para murid.

Sambil berkaca-kaca dan menahan air mata, Marta tak kuasa menjelaskan panjang lebar terkait masa mengajarnya itu.

Dia menyampaikan tidka akan terlupakan masa-masa dirinya mengajar.

"Paling berkesan dekat dengan anak," kata Marta sambil menahan tangis.

Baca juga: Naskah Kuno Banten Tersebar Sampai Filipina, Guru Besar UIN: Bukti Kesultanan Islam Berpengaruh

Usai pensiun, Marta mengaku ingin istirahat dan tidak mengajar.

"Engga ngajar lagi, mau istirahat," terangnya.

Keseharian yang akan dilaluinya pasca pensiun yaitu, Marta akan melakukan aktivitas berkebun dan mengurus hewan ternak peliharaannya.

"Kegiatan nanti berkebun, memelihara hewan ternak, engga banyak yang penting ada aktivitas," jelasnya

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved