Breaking News:

KPU Kota Serang Temukan Puluhan ASN Terindikasi Daftar di Enam Parpol Baru

KPU Kota Serang mencatat puluhan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri di Kota Serang mendaftar di partai politik.

Penulis: mildaniati | Editor: Abdul Rosid
net
Ilustrasi ASN atau PNS: KPU Kota Serang mencatat puluhan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri di Kota Serang mendaftar di partai politik. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - KPU Kota Serang mencatat puluhan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri di Kota Serang mendaftar di partai politik.

"Mereka tersebar di 6 partai politik ada ASN, TNI, Polri, kebanyakan daftar di partai baru," kata Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Kota Serang, Fierly Murdliat Mabrurri pada TribunBanten.com, Rabu (24/8/2022).

Saat ditanya partai politik mana saja, Fierly pun enggan menjawabnya.

Baca juga: 24 Oknum ASN di Kota Serang Terindikasi Daftar Parpol & Langgar UU Profesi, Syafrudin: Itu Hak Asasi

Hanya saja, kata Fierly, terdapat 24 oknun ASN tersebut mendaftar di partai politik baru.

Oleh karena itu, jika sampai tanggal 26 pihak partai politik tidak mengupload tanda bukti surat keterangan status bukan ASN, maka pihaknya akan mengkategorikan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

"Kalau ada surat keterangannya jelas dan status ASN nya sudah pensiun atau mengundurkan diri dari ASN maka akan kami MS (Memenuhi Syarat) kan, tapi kalau sampai tanggal 26 tidak ada maka akan kami TMS kan," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, 24 oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Serang terdeteksi mendaftar partai politik.

Dari 24 oknum ASN tersebut, disusul dua orang dari TNI dan Polri, total keseluruhan ada 26 terindikasi mendaftar di partai politik.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Serang, H Syafrudin menyampaikan jika pihaknya tidak melarang.

"Itu kan namanya keinginan hati atau inisiatif sendiri, tidak diperintah dan engga juga melarang," ujarnya saat ditemui di alun-alun barat Kota Serang, Rabu (24/8/2022).

Baca juga: Daftar 24 Partai Politik Peserta Pemilu 2024 yang Dokumennya Dinyatakan Lengkap oleh KPU

Kata Syafrudin, jika terindikasi mendaftar, dirinya mempersilahkan karena bagian dari hak asasi.

"Kalau ada indikasi kesana silahkan saja, saya kira itukan hak asasi hanya bida menyarankan saja, harus mengundurkan diri," jelasnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved