Breaking News:

UPDATE Corona Indonesia Hari Ini: Kasus Harian Bertambah 5.214 Orang, 19 Pasien Dinyatakan Meninggal

Satgas Covid-19 kembali merilis update data terbaru penambahan kasus baru Covid-19 di Indonesia.

Editor: Ahmad Haris
Grafis Tribunnews
Satgas Covid-19 kembali merilis update data terbaru penambahan kasus baru Covid-19 di Indonesia. Per hari ini, Kamis (25/8), jumlah pasien baru bertambah sebanyak 5.214 orang. 

TRIBUNBANTEN.COM - Satgas Covid-19 kembali merilis update data terbaru penambahan kasus baru Covid-19 di Indonesia.

Per hari ini, Kamis (25/8), jumlah pasien baru bertambah sebanyak 5.214 orang.

Total akumulasi kasus Covid-19 dengan penambahan tersebut yakni 6.334.357 kasus.

Baca juga: UPDATE CORONA: Bertambah 5.428, Banten di bawah Jabar-Jakarta Penyumbang Kasus Covid-19 Terbesar

Baca juga: Makin Nyeleneh, China Wajibkan Tes PCR untuk Ikan-Kepiting saat Kasus Covid-19 Melonjak Lagi

Daerah dengan jumlah persebaran kasus tertinggi masih dipegang oleh DKI Jakarta.

DKI Jakarta menjadi provinsi dengan urutan pertama yang memiliki pasien terbanyak, yakni 2.389 orang.

Disusul Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.

Sementara itu, jumlah pasien sembuh bertambah sebanyak 5.780 orang.

Sehingga akumulasi angka kesembuhan pasien menjadi 6.129.122 orang.

Lalu pasien meninggal dunia bertambah sebanyak 19 orang dalam 24 jam terakhir.

Jumlah total angka kematian pasien saat terpapar Covid-19 mencapai 157.457 orang.

Terkait dengan situasi pandemi Covid-19 di Indonesia, pemerintah telah menerapkan PPKM level satu di seluruh daerah di Jawa/Bali.

Menurut Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, situasi pandemi di tanah air lebih terkendali dibanding beberapa negara lain, seperti Jepang yang kini mengalami lonjakan kasus.

Baca juga: Diduga Terpapar ART, Wali Kota Solo Gibran hingga Istri dan Anaknya, Jan Ethes Positif Covid-19

Sementara untuk tingkat positivity rate mingguan nasional, dikatakan Airlangga, yakni berada di angka 9 persen.

Adanya penambahan kasus harian Covid-19 ini menunjukkan bahwa masih ada penularan.

Untuk itu, masyarakat diimbau untuk menerapkan protokol kesehatan termasuk melakukan vaksinasi.

SUMBER: Tribunnews

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved