Breaking News:

Sebut Tak Ada Pencatutan, Bawaslu Kota Serang Belum Terima Pelaporan soal 24 Oknum ASN Masuk Parpol

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kota Serang Agus Aan mengaku belum ada orang yang melaporkan dugaan pencatutan ASN masuk Parpol.

Penulis: mildaniati | Editor: Ahmad Haris
Grafis Tribunnews
Ilustrasi. Puluhan oknum ASN terindikasi mendaftar di parpol dan tersebar memasuki 24 partai. Menurut Bawaslu Kota Serang, tidak ada indikasi pencatutan dalam pendaftaran oknum ASN yang mendaftar partai politik. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati.

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Bawaslu Kota Serang menyebut tidak ada indikasi pencatutan nama dalam pendaftaran oknum ASN yang mendaftar partai politik (Parpol).

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kota Serang, Agus Aan mengungkapkan, sampai saat ini belum ada orang yang melaporkan dugaan pencatutan nama ASN ke Bawaslu.

"Sejauh ini pencatutan itu sebenarnya tidak ada, pertama tidak ada yang melapor siapa yang keberatan namanya dicatut, sejauh ini tidak ada laporan yang sampai ke Bawaslu," ujarnya pada TribunBanten.com saat ditemui di kantor, Kamis (25/8/022).

Baca juga: 69 Oknum ASN Terindikasi Daftar Parpol, Bawaslu Kota Serang akan Layangkan Surat ke KASN

Agus mengatakan, jika masyarakat keberatan namanya tercantum di partai politik, pihak Bawaslu akan mengarahkan untuk mengisi website yang sudah disediakan oleh KPU Kota Serang.

"Kalaupun misalnya namanya tercantum di Parpol, kita juga arahkan untuk melakukan tanggapan di website KPU, nanti KPU akan memproses itu," jelasnya.

Terkait adanya puluhan oknum ASN yang terindikasi mendaftar di parpol dan tersebar memasuki 24 partai, pihaknya akan kembalikan berkas tersebut ke partai masing-masing.

Baca juga: 24 Oknum ASN di Kota Serang Terindikasi Daftar Parpol & Langgar UU Profesi, Syafrudin: Itu Hak Asasi

"Ada beberapa partai yang kita tahu memang dikembalikan berkasnya, ada juga partai politik yang dilanjutkan untuk diverifikasi administrasi, kebetulan di Kota Serang sudah selesai verifikasi administrasinya," jelasnya.

Pihaknya juga akan melakukan penelusuran untuk mencocokan data oknum tersebut.

"Nanti kita telusuri terutama nama dulu, kita harus punya data yang pasti terlebih dahulu setelah itu akan kami kaji ulang," terang Agus. 

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved