Breaking News:

Harga Telur Ayam di Kabupaten Serang Sentuh Harga Rp 30 Ribu per Kilogram

Harga telur ayam di Kabupaten Serang menyentuh Rp 30 ribu per kilogramnya, kenaikan tersebut sudah terjadi selama satu minggu kebelang

Penulis: desi purnamasari | Editor: Abdul Rosid
Desi Purnamasari/TribunBanten.com
Maman penjual telur ayam di Pasar Ciruas mengatakan, kenaikan harga telur ayam di Kabupaten Serang sudah terjadi satu minggu kebelakang. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Harga telur ayam di Kabupaten Serang menyentuh Rp 30 ribu per kilogramnya.

Kenaikan harga telur ayam di Kabupaten Serang menurut sejumlah pedagang di pasar tradisional sudah satu minggu kebelakang.

Maman pedagang di Pasar Ciruas, Kecamatan Ciruas mengatakan, kenaikan harga telur ayam naik seenilai Rp 4 ribu.

Padahal, kata Maman, harga telur ayam sebelumnya berada di kisaran Rp 26 ribu per kilogram.

Baca juga: Harga Telur Ayam Naik Jadi Rp 30 Ribu di Tangsel, Disperindag: Tak Ada Permainan Harga

Sedangkan harga telur ayam perbaki yang biasanya dijual Rp 45-50 ribu, kini naik menjadi Rp 60 - 65 ribu per baki.

"Harga telur sebelumnya sudah stabillah di kisaran Rp 26 ribu per kilogram. Naik lagi sejak seminggu lalu, sekarang jadi Rp 30ribu per kilogram," katanya kepada TribunBanten.com di lapak jualannya, Sabtu (27/8/2022).

Maman mengatakan penyebab naiknya harga telur karena mahalnya harga pakan ayam sehingga berimabas pada harga telur.

Tidak hanya itu, Maman menyebutkan bahwa naiknya harga telur juga karena ada bantuan baksos dari pemerintah.

"Di antaranya karena harga pakan naik sama ada bantuan baksos dari pemerintah itu, jadi mempengaruhi tingginya harga telur ," ungkapnya.

Dilain sisi, Maman menambahkan, kenaikan harga telur ayam kerap diprotes oleh para pelanggan.

Sebab diakui, para pelanggannya sebagian besar merupakan pedagang makanan, hal tersebut ditakutkan berimbas ke konsumen.

Kenaikan harga telur ayam yang terjadi belakangan ini juga turut berdampak pada penjualan telur di pedagang grosir.

"Konsumen komplain mah banyak, tapi mau gimana dari sananya juga harga naik. Tapi emang kasian apalagi penjual makanan sama eceran itu pasti bingung tentuin harganya," katanya.

Baca juga: Azizah Biasanya Beli Satu Kg, Kini Hanya Setengah, Ini Harga Cabai dan Telur Ayam di Pasar Ciruas

Namun, sejauh ini pihaknya mengaku belum berimbas terhadap pembelian telur. Karena menurutnya telur masih mejadi makanan favorite di masyarakat.

"Alhamdulillah penjualan masih ada, kaya biasanya," katanya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved