Breaking News:

Kepala DJP Banten Hadiri Tandatangan Rekonsiliasi Penyetoran Pajak Lebih dari Rp 36 Miliar

banyak wajib pajak yang tinggal di wilayah Kota Tangerang Selatan, tetapi terdaftarnya di wilayah lain.

dokumentasi DJP Banten
Pemkot Tangsel menandatangani Berita Acara Rekonsiliasi Penyetoran Pajak Pusat Pemerintah Semester I 2022 senilai lebih dari Rp 36 miliar, Senin (22/8/2022). Penandatanganan itu bersama KPPN Tangerang, KPP Pratama Serpong, dan KPP Pratama Pondok Aren. 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGSEL - Pemkot Tangsel menandatangani Berita Acara Rekonsiliasi Penyetoran Pajak Pusat Pemerintah Semester I 2022 senilai lebih dari Rp 36 miliar, Senin (22/8/2022).

Penandatanganan itu bersama KPPN Tangerang, KPP Pratama Serpong, dan KPP Pratama Pondok Aren.

Penandatanganan itu dihadiri Kepala Kanwil DJP Banten Yoyok Satiotomo beserta Kepala Bidang P2Humas Kanwil DJP Banten Sahat Dame Situmorang, Kepala KPP Pratama Serpong Muktia Agus Budi Santosa, dan Kepala KPP Pratama Pondok Aren Anton Krisyanto.

Baca juga: Pesan Keras untuk Pengemplang Pajak, Kepala DJP Banten Meninjau Sel Khusus di Lapas Tangerang

Mengutip rilis yang diterima TribunBanten.com, Kamis (24/8/2022), Kepala BKAD Kota Tangerang Selatan Wawang Kusdaya mengatakan pajak yang berhasil dikumpulkan adalah dari Pajak Penghasilan Pasal 21, 23, 4 ayat (2), PPN, dan PPnBM.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan adanya perubahan PMK tentang pengelolaan dana bagi hasil, dana alokasi umum, dan dana alokasi khusus.

Satu di antara wujud kinerja pemerintah daerah adalah dengan adanya penandatanganaan Berita Acara Rekonsiliasi Penyetoran Pajak Pusat.

Manfaatnya adalah tersalurkannya bagi hasil PBB dan PPh ke Pemkot Tangsel.

Benyamin juga mengapresiasi KPPN Tangerang dengan adanya penghargaan yang diberikan ke
Pemkot Tangsel atas keberhasilannya menyusun dan menyajikan Laporan Keuangan dengan Capaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Baca juga: Kerja Sama Kanwil DJP Banten dengan Lapas: Sel Khusus bagi Penanggung Pajak yang Enggan Lunasi Utang

Dia berharap perlu adanya rekonsiliasi bagi hasil pajak kendaraan bermotor dari Pemprov Banten yang berimbas bagi pendapatan Pemkot Tangsel.

Apalagi banyaknya konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan meningkatnya penjualan kendaraan bermotor di Kota Tangsel.

Yoyok mengimbau Pemkot Tangsel untuk menjaring wajib pajak yang berdomisili di Kota Tangerang Selatan agar mendaftarkan NPWP-nya di KPP Serpong atau KPP Pondok Aren.

Baca juga: 47 Rekening Penunggak Pajak Senilai Rp 524 Miliar Diblokir Serentak Kanwil DJP Banten Hari ini

Menurut dia, banyak wajib pajak yang tinggal di wilayah Kota Tangerang Selatan, tetapi terdaftarnya di wilayah lain.

Yoyok juga meminta untuk membantu Pemkot Tangsel mendidik dan melantik juru sita agar dapat membantu mencairkan piutang pajak.

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved