Breaking News:

KKM Untirta Kelompok 68 Dorong Program Bank Sampah di Desa Walikukun Kabupaten Serang

Permasalahan sampah, seperti pembuangan sampah sayur atau organik, masih didapati keberadaannya di sekitaran jalan di Desa Walikukun.

Editor: Ahmad Haris
Dok. KKM Untirta Kelompok 68
Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) 68 gelombang II tahun 2022 di Desa Walikukun, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang mendukung adanya program Bank Sampah. 

TRIBUNBANTEN.COM - Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) 68 gelombang II tahun 2022 di Desa Walikukun, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang mendukung adanya program Bank Sampah.

Hal ini karena permasalahan sampah, seperti pembuangan sampah sayur atau organik, masih didapati keberadaannya di sekitaran jalan di Desa Walikukun.

Bukan hanya sampah sayuran saja, tetapi sampah botol maupun plastik pun masih terdapat di sekitaran jalan.

Baca juga: Inspiratif! Mahasiswa di Kota Serang Ini Ciptakan Bank Sampah Digital, Nasabahnya Sampai 3.500 orang

Adanya program Bank Sampah menjadi solusi terkait adanya permasalahan sampah tersebut.

Bank Sampah merupakan Program menukar sampah botol menjadi uang.

Kampung Walikukun, menjadi salah satu tempat adanya program Bank Sampah di Desa Walikukun.

Masyarakat Kampung Walikukun pun berbondong-bondong menjual botol-botolan bekas, yang dikumpulkan sebanyak mungkin lalu dijual.

Program Bank Sampah juga adalah salah satu parameter dalam lomba kebersihan di Kabupaten Serang.

Kampung Walikukun sebelumnya dapat menjuarai ajang kebersihan tersebut.

“Lomba tersebut diadakan lagi pada tahun ini dan adanya penilaian lansung ke kampung walikukun di bulan September dan oktober” ujar Mustari, Ketua Bank Sampah Walikukun.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved