Breaking News:

Perkuat Listrik Jakarta International Stadium, Gardu Induk & Transmisi Bawah Tanah Ditambah 150 kV

Selain itu, juga selaras dengan tema peringatan hari Kemerdekaan RI ke-77, yakni Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat

dokumentasi PLN
Dua proyek kelistrikan Gas Insulated Substation (GIS) 250 kV Kemayoran II dan SKTT 150 kV Kemayoran II Incomer beroperasi. Dua proyek yang dioperasikan PLN ini demi mengamankan keandalan pasokan listrik untuk Jakarta International Stadium (JIS). 

TRIBUNBANTEN.COM - Dua proyek kelistrikan Gas Insulated Substation (GIS) 250 kV Kemayoran II dan SKTT 150 kV Kemayoran II Incomer beroperasi.

Dua proyek yang dioperasikan PLN ini demi mengamankan keandalan pasokan listrik untuk Jakarta International Stadium (JIS).

Selain itu, dua proyek ini penting untuk meningkatkan kapasitas penyaluran dan keandalan pasokan listrik di DKI Jakarta.

Baca juga: Diskon Besar-besaran, Tambah Daya PLN Hanya Bayar Rp 170.845 dari Tarif Rp 5 Jutaan, Ini Caranya

Pengoperasian kedua proyek kelistrikan tersebut ditandai dengan pemberian tegangan atau energize oleh PLN UIP JBB melalui Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Barat 3 (UPP JBB 3) pada 5 Agustus 2022 pada pukul 00.07 WIB.

Kemudian dilanjutkan pada proyek GIS 150 kV Kemayoran II pada pukul 01.13 WIB.

GM PLN UIP JBB, Octavianus Padudung, mengatakan JIS merupakan satu di antara target utama dari pembangunan proyek ini.

"Tidak hanya itu, iklim pertumbuhan ekonomi dan industri di ibu kota terus bergeliat. Hal ini menjadi perhatian utama kami agar bisa menyediakan pasokan listrik yang prima,” ujar Octavianus.

Keberhasilan energize dari GIS 150 kV Kemayoran II ini juga akan mendukung pembagian beban pelanggan atas 2 GI eksisting yakni GI 150 kV Kemayoran dan GIS 150 kV Gunung Sahari.

Proyek GIS 150 kV Kemayoran II dan SKTT 150 kV Kemayoran Incomer turut memperhitungkan aspek tingkat komponen dalam negeri (TKDN) pada pembangunannya.

Pada proyek GIS 150 kV Kemayoran II, komponen TKDN mencapai 59,18 persen, dan SKTT 150 kV Kemayoran Incomer memiliki total komponen TKDN 43,28 persen.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved