Breaking News:

Perkuat Listrik Jakarta International Stadium, Gardu Induk & Transmisi Bawah Tanah Ditambah 150 kV

Selain itu, juga selaras dengan tema peringatan hari Kemerdekaan RI ke-77, yakni Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat

dokumentasi PLN
Dua proyek kelistrikan Gas Insulated Substation (GIS) 250 kV Kemayoran II dan SKTT 150 kV Kemayoran II Incomer beroperasi. Dua proyek yang dioperasikan PLN ini demi mengamankan keandalan pasokan listrik untuk Jakarta International Stadium (JIS). 

Untuk potong sambung SKTT ke arah GIS 150 kV Kemayoran II serta pekerjaan penggantian relay proteksi di GI 150 kV Kemayoran dan GIS 150 kV Gunung Sahari hanya diberikan dalam durasi waktu yang singkat.

Sehingga harus dipersiapkan dengan matang sebelum pelaksanaan pemadaman.

Baca juga: Keuntungan Kelompok Tani ini Meningkat 200 % Setelah Pakai Pompa dan Pasang Listrik PLN di Sawah

“Tim kami harus bekerja dengan hati-hati dengan tingkat fokus yang tinggi. Untuk itu aspek keselamatan dan kesehatan kerja perlu kami terapkan dengan seksama dalam pembangunan proyek ini,” ucap Octavianus.

Pembangunan GIS 150 kV Kemayoran II  dibangun di kawasan padat penduduk dengan luasan lahan yang terbatas, metode pembangunan Gardu Induk dengan tipe GIS atau GI pasangan dalam ini pun dipilih.

Dengan karakteristik seluruh komponen kelistrikan berada di dalam gedung kecuali trafo, memang sangat cocok untuk dibangun di lingkungan perkotaan yang padat penduduk, terlebih di ibukota DKI Jakarta.

Sebelumnya, untuk GIS 150 kV Gunung Sahari merupakan GIS tipe radial, di mana hanya mendapatkan sumber pasokan listrik dari GI Kemayoran.

"Dengan berhasilnya energize SKTT ini, akan menyinergikan gardu induk eksisting, di antaranya GIS 150 kV Gunung Sahari yang menjadi looping antara GI Kemayoran - GIS Kemayoran II - GIS Gunung Sahari," ucapnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved