Breaking News:

Sambut Hari Amal Internasional, Penyandang Disabilitas Ikut Lomba Lukis Bertema World Food Day

Bertepatan dengan Hari Amal Internasional PBB, 5 September 2022, sejumlah penyandang disabilitas di Indonesia akan terlibat dalam suatu kegiatan amal

Editor: Glery Lazuardi
TribunBanten.com/Ahmad Tajudin
Ilustrasi karya penyandang disabilitas. Bertepatan dengan Hari Amal Internasional PBB, 5 September 2022, sejumlah penyandang disabilitas di Indonesia akan terlibat dalam suatu kegiatan amal 

TRIBUNBANTEN.COM - Bertepatan dengan Hari Amal Internasional PBB pada 5 September 2022, sejumlah penyandang disabilitas di Indonesia akan terlibat dalam suatu kegiatan amal.

Diketahui, kelompok disabilitas di Indonesia yang mencapai 14,2 persen dari total populasi Indonesia atau sekitar 30 juta orang.

Salah satunya dengan cara menggelar lomba lukis yang dapat diikuti oleh anak-anak yang tinggal di panti asuhan dan SLB.

"Kami menciptakan karya seni di rumah maupun di panti asuhan dan SLB. Lomba lukis mengangkat tema World Food Day 2022 sebagai upaya untuk mendukung World Food Day PBB 2022," tutur Rainier W Hardjanto

Baca juga: Sambut HUT ke-77 RI, Mahasiswa di Kota Serang Gelar Akustik Kemerdekaan untuk Penyandang Disabilitas

Untuk mengikuti kegiatan itu, para peserta tinggal mengirimkan foto hasil karya lukis dan cerita tentang hasil karyanya, paling lambat tanggal 30 Agustus 2022.

Upaya menggelar program itu, setelah dia melihat semua program yang diluncurkan hanya membantu anak disabilitas untuk mandiri dalam kegiatan sehari-hari.

"Tapi belum ada yang membantu mereka untuk mengembangkan kompetensi sesuai kemampuan mereka," kata dia.

Baca juga: Dapat Motor Roda Tiga dari Kemensos, Penyandang Disabilitas di Lebak Ingin Sukses Berjualan Kopi

Untuk itu, dia membantu melakukan pengajaran dan bimbingan ke panti asuhan maupun SLB agar para disabilitas ini bisa mendapatkan pengajaran dan metode tepat untuk mengembangkan potensi dan talenta seni yang dimiliki.

Artnme memberikan bimbingan kepada anak disabilitas di Indonesia untuk membangun kepercayaan diri melalui seni.

"Jika mereka sudah menghasilkan karya seni, Art and me Indonesia hadir untuk membantu menampilkan karya mereka ke publik," tuturnya.

Dia mengungkapkan, banyak disabilitas yang memiliki talenta yang sangat luar biasa. Dan selama ini, Artnme telah berhasil menarik simpati dari beragam kelompok,

"Sehingga mampu mengumpulkan bantuan hingga Rp 550 juta, yang sudah disalurkan pada pihak yang membutuhkan," kata dia.

Dalam rangka peringatan Hari Amal Internasional, akan diluncurkan NFT Charity ART and Me pada tanggal 4 September 2022

Baca juga: 20 Penyandang Disabilitas di Kota Serang Dapat Bantuan Sembako

NFT Charity merupakan bagian dari Artnme yang akan membantu penjualan hasil karya seni para anak disabel dan panti, dengan tambahan sertifikat  NFT.

Dia menambahkan, NFT Charity akan membuka akses pada disabilitas sehingga bisa memanfaatkan teknologi dalam menyalurkan kemampuan seni.

"Sekaligus akan membuka peluang bagi mereka untuk mendapatkan penghasilan, yang pada ujungnya akan menjadikan mereka bukan hanya mampu untuk bertahan hidup tapi memiliki kehidupan yang lebih baik," tambahnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved