Breaking News:

Pemerintah Beri Dana Tunai Rp 600 Ribu ke 16 Juta Pekerja, Imbalan karena Harga BBM akan Dinaikan

Sebagai kompensasi harga BBM naik, pemerintah akan memberikan bantuan pekerja sebesar Rp600 ribu ke 16 juta pekerja di Indonesia.

Editor: Ahmad Haris
Istimewa via Tribunnews.com
Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati, dalam Konferensi Pers APBN KiTa Agustus 2022 pada Kamis (11/8/2022). Sebagai kompensasi harga BBM naik, pemerintah akan memberikan bantuan pekerja sebesar Rp600 ribu ke 16 juta pekerja di Indonesia. 

TRIBUNBANTEN.COM - Pemerintah akan memberikan bantuan pekerja sebesar Rp 600 ribu ke 16 juta pekerja di Indonesia.

Hal itu sebagai kompensasi (imbalan) atau ganti rugi yang diterima sebagian rakyat, karena harga BBM akan dinaikan pemerintah.

Mengutip TribunTangerang.com, kompensasi dari harga BBM naik itu dijelaskan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, dalam konferensi pers Senin (29/8/2022).

Baca juga: Ngotot Ingin Cabut Subsidi BBM, Sri Mulyani Sebut Dana Subsidi BBM Rp 502 T Bisa Buat Bangun Tol

Baca juga: Menteri Keuangan Sri Mulyani Sebut Kuota Pertalite Habis September, Solar Habis Oktober 2022

Baca juga: Uang Pensiun Anggota DPR Dinilai Lebih Membebani Negara Ketimbang PNS karena Diberikan Seumur Hidup

Sri Mulyani mengatakan, bahwa pihak Kementerian Keuangan, Kementerian Sosial, dan Gubernur BI baru saja menggelar rapat dengan Presiden terkait wacana harga BBM naik.

Hasil rapat tersebut diputuskan, pemerintah akan mengeluarkan bantalan sosial untuk mencegah inflasi dari kenaikan harga BBM.

Ada tiga bantalan sosial, yang akan dikeluarkan pemerintah sebagai kompensasi harga BBM naik.

Pemerintah akan mengalihkan subsidi BBM ke bantuan sosial (Bansos), bantuan pekerja, dan dana transfer umum.

Pertama kata Sri Mulyani, Kementerian Sosial nantinya akan menyalurkan Bansos ke 20,65 juta kelompok atau keluarga penerima manfaat.

Bantuan akan diserahkan dalam bentuk bantuan langsung tunai (BLT) dengan anggaran total sebesar Rp 12,4 triliun.

Kebijakan BLT akan mulai dibayarkan Menteri Sosial Rp 150 ribu selama 4 kali.

Teknisnya, Kementerian Sosial akan menyalurkan BLT selama dua kali yaitu Rp 300 ribu pertama dan Rp 300 ribu kedua.

Bantuan tersebut akan dibayarkan melalui saluran kantor pos di seluruh Indonesia.

Bantalan sosial lainnya, pemerintah akan membantu 16 juta pekerja yang memiliki gaji maksimal Rp 3,5 juta perbulan.

Pekerja yang memiliki gaji di bawah Rp 3,5 juta akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 600 ribu.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved