Breaking News:

Tolak Rencana Kenaikan Harga BBM, HMI Gelar Aksi di Gedung DPRD Lebak, Sampaikan Tiga Tuntutan

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lebak menggelar aksi di depan Gedung DPRD Kabupaten Lebak.

Penulis: Nurandi | Editor: Glery Lazuardi
nurandi
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lebak menggelar aksi di depan Gedung DPRD Kabupaten Lebak. Upaya menggelar aksi unjuk rasa itu sebagai bentuk penolakan rencana kenaikan harga BBM. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Nurandi

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lebak menggelar aksi di depan Gedung DPRD Kabupaten Lebak.

Upaya menggelar aksi unjuk rasa itu sebagai bentuk penolakan rencana kenaikan harga BBM.

Peserta aksi menyampaikan tiga tuntutan. Pertama, menolak rencana pemerintah menaikkan BBM. Kedua, meminta pemerintah mencabut kebijakan kenaikan tarif dasar listrik. Dan, ketiga meminta pemerintah memberantas mafia sektor minyak.

Baca juga: Pengakuan Pelajar di Lebak Ikut Demo Tolak BBM Naik: Spontan, Lagi Nongkrong Terus Diajak

Ketua HMI Cabang Lebak, Mulyana mengatakan aksi unjuk rasa itu merupakan aksi serentak yang dilakukan oleh seluruh Kader HMI diseluruh Indonesia.

"Jadi dari hasil rapat yang digelar hari jumat oleh PBHMI, kami mendapatkan intruksi menggelar aksi serentak bahwa kader HMI menggelar aksi hari ini," katanya saat ditemui TribunBanten.com, Senin (29/8/2022).

Dirinya menyebutkan jika tiga kebijakan tersebut diberlakukan maka akan semakin membuat masyarakat sengsara.

"Saat ini saja masyarakat sudah kesulitan apalagi jika kebijakan kenaikan BBM ini diterapkan maka masyarakat akan semakin sulit dan terbebani," ujarnya.

Dari pantauan TribunBanten.com mahasiswa menggelar aksi sekira pukul 11.00 WIB, saat ini mahasiswa juga masih bertahan di depan gedung DPRD Kabupaten Lebak.

Aksi tersebut juga diamankan langsung oleh puluhan personel kepolisian yang ada di depan gedung DPRD Kabupaten Lebak.

Para mahasiswa juga meminta dan beorasi agar Ketua DPRD Kabupaten Lebak untuk turun ke jalan dan menemui mereka.

Mulyana menyampaikan jika rencana pemerintah tersebut hanya menguntungkan bagi kaum-kaum menengah ke atas saja.

Baca juga: Rencana Kenaikan Harga BBM Subsidi Jadi Sorotan, Pengamat Duga Ada Mafia di Baliknya: Harus Dilawan

"Itu hanya menguntungkan segelintir orang saja, tetapi masyarakat kecil mereka akan semakin terbebani dan semakin sulit," katanya.

Dirinya menambahkan dalam mengatasi kondisi tersebut pemerintah harus membatasi dan memperbaiki kondisi ekonomi rakyat.

"Jadi pemerintah harus memperkuat ekonomi rakyat dulu, membatasi penerima BBM bersubsidi, mengalokasikan pendapatan yang besar, melakukan relokasi anggaran belanja dan mendorong percepatan transisi energi fosil ke energi terbarukan," ucapnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved