Breaking News:

Krisis Air Bersih, Warga Watu Lawang Cilegon Jalan 1 Km Masuk Hutan di Tengah Malam

Sejumlah warga Watu Lawang, RT/RW 001/09, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol mengalami krisis air bersih selama puluhan tahun.

Penulis: Sopian Sauri | Editor: Glery Lazuardi

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Sopian Sauri

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Sejumlah warga Watu Lawang, RT/RW 001/09, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol mengalami krisis air bersih selama puluhan tahun.

Untuk mencukupi kebutuhan air, warga mengandalkan resapan air hujan di sumur yang berada di hutan dan letaknya sejauh 1 kilometer dari pemukiman.

Pada malam hari, warga membawa jerigen dan senter mengambil air di sumur tersebut.

Baca juga: Tingkatkan Keterampilan, Pelaku Industri Rumahan di Kota Cilegon Ikut Pelatihan Tata Boga

Berdasarkan pemantauan TribunBanten.com sekitar pukul 21.00 WIB, sejumlah warga rela berjalan mengambil air di hutan untuk mencukupi kebutuhan air bersih.

Tampak air di sumur kecil tersebut tidak bersih melainkan keruh.

Maesaroh, warga setempat mengatakan, Lingkungan Watu Lawang sudah lama mengalami kekurangan air bersih.

"Semenjak lahir saya di kampung ini kekurangan air," ujar Maesaroh, kepada TribunBanten.com, Senin (29/8/2022) malam.

Baca juga: ASN Pemkot Cilegon Diperbolehkan Terima Gratifikasi di Bawah Rp 1 Juta, Jika Lebih Wajib Lapor

Dia mengaku, terpaksa mengambil di malam hari karena dikhawatirkan tidak mendapatkan jatah air pada waktu siang.

"Apalagi kalau di siang hari takut kehabisan. Makanya ambilnya di malam hari mas," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved