Breaking News:

Kronologi Polda Banten Temukan 3 Hektar Ladang Ganja di Aceh, Ikuti Tersangka hingga Ujung Sumatera

Jajaran Polda Banten menemukan 3 hektar ladang ganja di Lhokseumawe. Upaya itu dilakukan berawal dari pengungkapan tindak pidana narkoba jenis ganja

Editor: Glery Lazuardi
istimewa
Dit Resnarkoba Polda Banten, bersama Satnarkoba Polres Serang Kabupaten, dibantu Polres Lhokseumawe dan Koramil 19 Sawang Aceh Utara melaksanakan pemusnahan ladang ganja tersebut sejak Selasa (30/8/2022) pagi hingga siang hari tadi. 

TRIBUNBANTEN.COM - Jajaran Polda Banten menemukan 3 hektar ladang ganja di Lhokseumawe, Aceh. Upaya itu dilakukan berawal dari pengungkapan tindak pidana narkoba jenis ganja.

Sat Resnarkoba Polres Serang dan Polda Banten menangkap lima pelaku peredaran ganja di tiga wilayah berbeda, dengan barang bukti lebih dari tiga kilogram ganja.

Berdasarkan pengakuan para tersangka, aparat Polda Banten akhirnya menemukan ladang ganja seluas tiga hektar, di Desa Kurung, Dusun Cot Rawatun, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.

Letak ladang ganja ini hanya sekitar tiga kilometer dari Desa Blang Manyak. Ladang ganja itu hanya berjarak sekitar 300 meter dari bibir jalan desa.

Baca juga: Polda Banten Musnahkan Ladang Ganja Seluas 3 Hektar di Aceh pada Selasa Siang

Kasubdit 1 Dit Resnarkoba Polda Banten Kompol Didid Imawan mengatakan, terungkapnya ladang ganja seluas tiga hektar ini merupakan hasil pengembangan tertangkapnya lima tersangka pemilik dan pemgedar ganja asal Aceh di tiga wilayah berbeda.

Pada akhir tahun 2021 lalu, kata dia, Sat Resnarkoba Polres Serang Kabupaten menangkap dua tersangka di Cikande, Serang dengan barang bukti 1,2 kilogram ganja kering.

Dari dua tersangka tersebut, petugas menangkap lagi 1 tersangka di Anyer, Cilegon dengan barang bukti 850 gram ganja siap edar.

Dari pengkuan ketiga tersangka, tim yang dipimpin Kasat Narkoba Polres Serang Kabupaten AKP Michael Kharisma Tandayu langsung bergerak cepat berangkat ke Medan Sunatera Utara. Di Medan petugas menangkap dua tersangka dengan barang bukti satu kilogram ganja.

"Dari rangkaian penangkapan itulah kita menemukan ladang ganja seluas tiga hektar. Para pelaku ini merupakan sindikat narkoba jenis ganja jaringan Aceh, Medan, Banten," ujar Kompol Didid Imawan dalam keterangannya pada Selasa (30/8/2022).

Sementara itu, satu orang tersangka yang diduga bagian dari jaringan ini masih dalam pengejaran.

Menurut Didid, selama ini Polda Banten intensif melakukan operasi dan penindakan kejahatan narkoba.

Sebelumnya, dalam kurun waktu enam bulan terakhir, polres jajaran Polda Banten telah berhasil mengungkap penyeludupan sabu, pil ekstasi dengan jumlah barang bukti yang cukup fantastis.

"Operasi kita gencarkan lagi sesuai perintah langsung Pak Kapolri agar seluruh polda melakukan pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkoba hingga ke akar-akarnya," ujar Kompol Didid.

Baca juga: Hasil Pengembangan Kasus Narkoba, Polda Banten Temukan Ladang Ganja Seluas 3 Hektar

Para tersangka diancam hukuman maksimal 20 tahun penjara karena melanggar Undang-Undang nomoe 35 tahun 2009 pasal 2.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved