Breaking News:

Jam Kerja Malah Keluyuran di Mal, 10 ASN Kota Cilegon Diciduk Satpol PP

Satpol PP Kota Cilegon menjaring 10 ASN di lima pusat perbelanjaan di Kota Cilegon pada Rabu (31/8/2022) sekitar pukul 13.00 WIB.

Penulis: Sopian Sauri | Editor: Glery Lazuardi
TribunBanten.com/Khairul Ma'arif
Cilegon Center Mall (CCM). Satpol PP Kota Cilegon menjaring 10 ASN di lima pusat perbelanjaan di Kota Cilegon pada Rabu (31/8/2022) sekitar pukul 13.00 WIB. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Sopian Sauri

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Satpol PP Kota Cilegon menjaring 10 ASN di lima pusat perbelanjaan di Kota Cilegon pada Rabu (31/8/2022) sekitar pukul 13.00 WIB.

Lima pusat perbelanjaan tersebut, yaitu Cilegon Center Mall, Mayofield Cilegon, Ramayana Mall, Mall Transmart Cilegon, dan Edi Toserba.

Upaya razia itu dilakukan Satpol PP Kota Cilegon bersama dengan petugas Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Kegiatan itu, merupakan implementasi Peraturan Pemerintah No. 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Baca juga: Kepala Daerah Bisa Pecat ASN, BKD Provinsi Banten Beri Syarat yang Harus Dipenuhi

"Kami bekerjasama dengan BKPSDM Kota Cilegon, tentang pelanggaran PP 94 terkait disiplinan pegawai," ujar Kabid Trantibum Dinas Satpol PP Kota Cilegon Faruk Oktavian saat ditemui TribunBanten.com di ruang kerjanya, Rabu (31/8/2022).

Dari 10 ASN tersebut, lanjutnya, delapan orang pegawai Pemerintah Kota Cilegon dari berbagai OPD, dan dua orang merupakan guru.

"Dua orang itu guru yang sudah saat pulang kerja, namun kita imbau kepada yang bersengkutan agar kalau ke mal tidak menggunakan seragam kalau sudah melakukan tugas," paparnya.

Sedangkan, kata dia, delapan orang ASN yang bekerja di Pemerintahan Kota Cilegon sudah tercatat di BKPSDM.

"Kami hanya melakukan kegiatan, sedangkan proses untuk hukuman disiplin dan teguran-teguran itu dilakukan oleh BPKPSDM," ujarnya.

Baca juga: ASN Pemkot Cilegon Diperbolehkan Terima Gratifikasi di Bawah Rp 1 Juta, Jika Lebih Wajib Lapor

Faruk mengimbau, ASN agar tidak mengenakan atribut kepegawaian saat belanja.

"Baik guru ataupun apa, kalau sudah ke mal kami harapkan tidak memakai atribut PNS kembali. Jadi pulang dahulu baru masuk ke mal agar tidak terciduk lagi," tambahnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved