Breaking News:

Lahan Bakal Dibangun Banten Islamic Center, Warga Kampung Kantin Serang Menolak Dipindah

Sejumlah kepala keluarga menolak untuk pindah dari area tanah wakaf seluas 2,3 hektar di sekitar Masjid Agung Ats-Tsauroh.

Penulis: mildaniati | Editor: Glery Lazuardi
Tribunbanten.com/Ahmad Tajudin
Masjid Agung Ats Tsauroh Serang. Sejumlah kepala keluarga menolak untuk pindah dari area tanah wakaf seluas 2,3 hektar di sekitar Masjid Agung Ats-Tsauroh. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Sejumlah kepala keluarga menolak untuk pindah dari area tanah wakaf seluas 2,3 hektar di sekitar Masjid Agung Ats-Tsauroh.

Rencananya, di lahan itu akan dibangun Banten Islamic Center.

Yudi, warga, mengaku ada sekitar 100 kepala keluarga yang tinggal di area tanah wakaf tersebut.

Satu kepala keluarga terdiri dari empat sampai lima anggota keluarga dalam satu rumah.

Baca juga: Keistimewaan Banten Islamic Center, Tempat Syiar Agama Islam di Tanah Jawara

Sampai saat ini, kata dia, belum ada pembahasan terkait ganti rugi oleh Pemerintah Kota Serang jika pembangunan tersebut berlanjut.

Oleh karena itu, dia menolak untuk pindah.

“100 persen menolak karena belum ada pembahasan,” katanya melalui pesan instan, Rabu (31/8/2022).

Pria berusia 49 tahun itu menginginkan adanya perhatian dari Pemkot Serang terkait masa depan warga yang terdampak.

Dikarenakan mayoritas warga yang tinggal di tanah wakaf merupakan warga kurang mampu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved