Breaking News:

Panik Usai Melahirkan, ART di Surabaya Langsung Buang Bayi ke Atap Rumah, Ngakunya Baru Nemuin

Asisten rumah tangga (ART) di Surabaya membuang bayi ke atap rumah. Upaya itu dilakukan karena ART berinisial SF (21) itu panik setelah melahirkan.

Editor: Glery Lazuardi
net
Ilustrasi bayi 

TRIBUNBANTEN.COM - Asisten rumah tangga (ART) di Surabaya membuang bayi ke atap rumah.

Upaya itu dilakukan karena ART berinisial SF (21) itu panik setelah melahirkan.

Bayi itu disinyalir adalah hasil hubungan gelap dengan pacarnya.

Hal itu diungkap oleh Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Wardi Waluyo.

"Alasan SF takut diketahui majikannya, karena itu bayinya dibuang di atap rumah," tuturnya.

Baca juga: Mama Muda Buang Bayi yang Baru Dilahirkannya di Rumah Majikan, Korban Selamat Meski Alami Hipotermia

SF saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dia dijerat pasal 44 ayat 2 UU RI No 23 Tahun 2004 tentang PKDRT dan atau Pasal 80 ayat 2 UU RI No 35 Th 2014 ttg perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 306 KUHP.

Bayi yang dilahirkan, menurut Wardi, saat ini dalam kondisi baik dan berada di bawah penanganan RSUD Soewandhie Surabaya. Rencananya bayi akan diberikan kepada keluarga SF di NTT.

"Kondisi bayi sehat, dan akan diberikan kepada keluarga di NTT," jelas Wardi.

Untuk diketahui, bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan warga Minggu (28/8/2022) sekitar pukul 20.30 WIB.

Warga mendengar suara tangisan bayi lalu mencoba menelusuri sumber tangisan tersebut.

Saat ditemukan, bayi masih berlumuran darah kering dengan plasenta masih menempel di tubuh.

Evakuasi dilakukan tim puskesmas kecamatan, lalu bayi dirawat di RSUD Soewandhie Surabaya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Takut Ketahuan Majikan, Alasan ART Surabaya Buang Bayi di Atap Rumah",

Fear of being found out by the employer, the reason for the Surabaya household member to throw the baby on the roof of the house

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved