Breaking News:

Wali Kota Serang Tanggapi Soal Warga Tolak Dipindahkan dari Tanah Wakaf Masjid Ats-Tsauroh

Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, Pemkot Serang ingin menyelamatkan warga yang saat ini menempati tanah wakaf Masjid Agung Ats-Tsauroh

Penulis: mildaniati | Editor: Abdul Rosid
TribunBanten.com/Mildaniati
Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, Pemkot Serang ingin menyelamatkan warga yang saat ini menempati tanah wakaf di lingkungan Masjid Agung Ats-Tsauroh. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Sejumlah warga di Kampung Kantin menolak dipindahkan dari tanah wakaf di lingkungan Masjid Agung Ats-Tsauroh Kota Serang.

Untuk diketahu, tanah wakaf di lingkungan Masjid Agung Ats-Tsauroh Kota Serang seluas 2,3 hektare rencananya akan dibangun Islamic Center.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, Pemkot Serang ingin menyelamatkan warga yang saat ini menempati tanah wakaf di lingkungan Masjid Agung Ats-Tsauroh.

Baca juga: Pengelola Parkir Masjid Agung Ats-Tsauroh Serang Siapkan Asuransi Jika Kendaraan Hilang

"Wajar jika demo itu karena memiliki keinginan mereka," kata Syafrudin saat ditemui di Pelabuhan Karangantu, Rabu (31/8/2022).

Dijelaskan Syafrudin, bahwa masyarakat harus menyadari bahwa tanah bukanlah milik pribadi, melainkan tanah wakaf.

"Harus sadari bahwa itu tanah wakaf, kami hanya ingin selamatkan masyarakat," tuturnya.

Meski itu tanah wakaf, kata politisi PAN, nanti masyarakat sekitar akan diberi konpensasi.

Konpensasi tersebut, nantinya akan diurus oleh Ketua Yayasan.

"Kompensasi ada nanti ke ketua yayasan. Kalau tidak mau gapapa silahkan saja," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved