Breaking News:

Kunjungi Watu Lawang, Wakil Wali Kota Cilegon Cari Solusi Atasi Krisis Air Bersih

Wakil Wali Kota Cilegon Sanuji Pentamarta mengunjungi lingkungan Watu Lawang. Tujuan untuk mencari solusi mengatasi krisis air bersih

Penulis: Sopian Sauri | Editor: Glery Lazuardi
Sopian Sauri/TribunBanten.com
Wakil Wali Kota Cilegon, Sanuji Pentamarta. Wakil Wali Kota Cilegon Sanuji Pentamarta mengunjungi lingkungan Watu Lawang. Tujuan untuk mencari solusi mengatasi krisis air bersih 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Sopian Sauri

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Wakil Wali Kota Cilegon Sanuji Pentamarta mengunjungi lingkungan Watu Lawang, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, pada Kamis (1/9/2022).

Kunjungan itu untuk mencari solusi mengatasi krisis air bersih yang dialami warga Lingkungan Watu Lawang.

Untuk kebutuhan air bersih, warga hanya mengandalkan resapan air hujan. Jika tidak ada hujan selama tiga hari, maka warga merasakan sangat darurat dan kekeringan.

"Teman-teman Pemerintah Kota Cilegon segera turun mencari solusi. Saya berharap tidak terlalu sampai diperogram tahun depan. Akhir tahun ini harus langkah cepat," kata Sanuji, kepada awak media usai melakukan kunjungan di Lingkungan Watu Lawang. Kamis (1/9/2022).

Baca juga: Lokasi Krisis Air Bersih di Cilegon Ditinjau Anggota Dewan, Janji Perjuangkan Pipanisasi

Sebenaranya, kata Sanuji, saat ini masyarakat telah menemukan satu titik sumber air bersih yang sudah dilakukan pengeboran.

Namun, sumber air itu berada di wilayah serang yang jaraknya sekitar 1 kilometer dari Lingkungan Watu Lawang.

"Ternyata pak lurah RT dan warga ketemu satu titik sumber air bersih, dan itu sudah dibor ada airnya, tapi berada di wilayah Serang, ini perlu didiskusikan lebih baik dan dimusyawarahkan dengan warga disana," ujarnya.

Baca juga: Krisis Air Bersih, Warga Watu Lawang Cilegon Jalan 1 Km Masuk Hutan di Tengah Malam

Menurutnya, secara perinsif warga yang berada di titik sumber air tersebut menyetujui. Namun alangkah baiknya lebih bijak untuk bisa dilakukan penarikan.

"Dan ternyata kata masyarakat satu titik (sumber air) itu bisa ditarik mencukupi 167 KK di Watu Lawang," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved