Breaking News:

Larang Sampah Tangsel Dibuang ke TPSA Cilowong, Ketua DPRD Kota Serang Minta Kompensasi Dilunasi

Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi melarang sampah dari Tangerang Selatan dibuang di TPSA Cilowong. Budi Rustandi meminta KDN dibayarkan

Penulis: mildaniati | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/AHMADTAJUDIN
TPSA CILOWONG. Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi melarang sampah dari Tangerang Selatan dibuang di TPSA Cilowong. Budi Rustandi meminta KDN dibayarkan 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG- Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi melarang sampah dari Tangerang Selatan untuk dibuang di TPSA Cilowong.

Budi Rustandi meminta agar Kompensasi Dampak Negatif (KDN) dibayarkan kepada masyarakat untuk keperluan infrastruktur, masjid, puskesmas dan lain sebagainya.

Hal tersebut berdasarkan MoU antara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangerang Selatan dengan DLH Kota Serang, sebagai kelanjutan perpanjangan kerjasama yang sebelumnya sudah berlanjut pada tahun 2021.

"Ini stop sementara agar KDN turun dulu. Baru sampah dari Tangsel jalan lagi," ujar Ketua DPRD Kota Serang, Budi Rustandi saat ditemui di Kelurahan Cilowong, Kamis (1/9/2022).

Baca juga: Truk Sampah Menuju TPSA Cilowong Serang Dihadang, Berikut 8 Tuntutan Warga untuk Segera Dipenuhi

Setelah kompensasi dibayarkan, kata Budi pengiriman sampah dari Tangerang Selatan akan distop hanya sampai akhir tahun 2022.

Tahun 2023 sampah Tangsel sudah tidak boleh lagi membuang ke TPSA Cilowong.

"Tapi sampai 2022 saja, tahun 2024 tidak diperpanjang setelah itu kita akan cabut rekomendasinya," jelasnya.

Sementara itu, saat ini sudah terlanjur ada MoU antara pemerintah Kota Serang dan Tangsel.

Budi melihat jika pemerintah Kota Serang belum siap menampung dan mengolah sampah dari Tangsel.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved