Breaking News:

BPS: Upaya Mengatasi Inflasi di Banten Jadi Tugas Bersama

Berdasarkan tahun kalender per Januari-Agustus 2022, data inflasi di Banten sudah mencapai 3,68 persen.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Ahmad Haris
TRIBUNBANTEN/AHMADTAJUDIN
Ilustrasi. Menara Masjid Agung Banten Lama, atau sering juga disebut menara Banten, menjadi simbol dari Provinsi Banten. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten menyatakan, inflasi Banten menjadi tanggung jawab bersama. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin


TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Berdasarkan tahun kalender per Januari-Agustus 2022, data inflasi di Banten sudah mencapai 3,68 persen.

Koordinator Fungsi Statistik Distribusi BPS Provinsi Banten, Bambang Widjonarko menyampaikan, dengan adanya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) akan berdampak pada kenaikan harga, pada sejumlah kebutuhan rumah tangga atau komoditas pangan.

Menurut Bambang, dalam mengatasi inflasi itu, menjadi tugas bersama antar stakeholder.

"Mengatasi Inflasi itu tugas bersama antara pemerintah pusat, pdan pemerintah daerah baik provinsi ataupun kabupaten/kota," ujarnya saat berada di kantornya, Jumat (2/9/2022).

Tentunya, lanjut Bambang, dalam mengatasi inflasi itu, yang menjadi penting adalah bagaimana berbagi peran antara pemerintah pusat dan daerah.

Contohnya, kata dia, dalam penetapan BBM, litstrik, pulsa, kereta api, tiket pesawat dan lain sebagainya.

Tentu penetapan itu, bukan mainan atau kewenangannya pemerintah daerah, melainkan kewenangan dari pemerintah pusat.

"Kalau ditanya itu kenaikan avtur tidak berdaya, itu bukan wilayah daerah. Karena sudah ditetapkan oleh pemilik otoritas dalam hal ini pemerintah pusat," katanya.

Namun meski demikian, kata Bambang, ketika kewenangan avtur ada pada pemerintah pusat, pemerintah daerah tidak bisa berdalih, untuk tidak bisa mengatasi inflasi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved