Breaking News:

Per 2 November, TV Analog di Seluruh Indonesia Akan Disuntik Mati Termasuk Banten

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) akan menyuntik mati siaran TV analog di seluruh Indonesia termasuk Banten

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
medicalnewstoday.com
Ilustrasi TV. Siaran TV Analog. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) akan menyuntik mati siaran TV analog di seluruh Indonesia termasuk Provinsi Banten. 

Laporan Wartawan Tribun Banten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) akan menyuntik mati siaran TV analog di seluruh Indonesia termasuk Provinsi Banten.

Ketua KPID Banten Haris H Witharja mengatakan batas akhir untuk Analog Off Switch (ASO) pada tanggal 2 November 2022.

"Berdasarkan amanat Undang-undang Cipta Kerja, itu mengamanatkan agar 2 November 2022 di seluruh Indonesia harus sudah ASO (Analog Switch Off,-red)," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (2/9/2022).

Baca juga: Masuk Era TV Digital, TV Analog Diobral Rp 200 Ribu di Jateng, Mahasiswa: Bisa Gratis Nonton Bola

Haris menuturkan bahwa sebetulnya untuk tahapan ASO di Banten dan seluruh Provinsi se- Indonesia.

Sudah dijadwalkan tahapan kapan jadwal ASO di setiap wilayah.

Di mana untuk Banten sendiri dibagi ke beberapa tahapan, tahap satu 30 April 2022, tahap dua 25 Agustus 2022 dan tahap tiga 2 November 2022.

Diakuinya meskipun pada tahapan satu dan dua tidak berjalan semulus yang direncanakan.

"Karena kesiapan masyarakat sebagai penonton digital, itu masih belum dilakukan 100 persen," katanya.

Baca juga: Siap-siap! TV Analog Suntik Mati di Cilegon, Pandeglang, dan Serang pada Jumat Malam

Ditambah pembagian set top box (STB) gratis di masyarakat juga belum terlaksana sesuai harapan.

Sehingga proses untuk ASO ada sedikit kendala dan tertunda.

"Tapi apapun yang terjadi, tanggal 2 November 2022 itu harus sudah ASO se- Indonesia," ungkapnya.

Disampaikan Haris, saat ini pihaknya gencar mensosialisasikan kepada masyarakat untuk segera beralih dari TV analog ke TV digital.

Karena secara nasional, penyuntikan TV analog akan dilaksanakan serentak tanggal 2 November 2022.

Menurutnya, selain dilakukan sesuai amanat Undang-undang Cipta Kerja.

Hal itu juga sudah kesepakatan secara internasional yang mana Indonesia meratifikasi konvensi internasional.

"Indonesia tertinggal dengan negara tetangga bahkan di dunia. Kalo Indonesia tertinggal, maka aplikasi teknologi dan lain sebagainya juga akan tertunda," katanya.

Baca juga: Siap-siap! TV Analog di Banten Mulai Dimatikan April 2022 Ini, Cek Jadwalnya  

Bahkan ASO ini dilakukan juga sebagai persiapan upgreding dari jaringan 4G ke 5G.

Di mana kesiapan penggunaan frekuensi itu, kata dia, salah satunya ditentukan oleh sektor TV digital.

"Untuk memasuki ASO dengan penggunaan digital, sehingga nanti ada ruang yang bisa digunakan untuk 5G," ungkapnya.

Sementara itu, untuk memperlancar peralihan dari TV analog ke TV digital.

Pemerintah juga telah memberikan alat bantu set top box (STB) kepada masyarakat.

Disampaikannya, STB sendiri bisa didapatkan dengan dua cara.

Kelasifikasi pertama yakni untuk masyarakat kurang mampu.

"Sesuai dengan data BKKBN yang sudah terverifikasi dari tingkat Desa/Kelurahan, Kabupaten Kota dan Provinsi akan diberikan secara gratis," katanya.

Sementara untuk kelasifikasi kedua yakni bagi yang mampu.

Maka mereka diminta untuk membeli sendiri STB nya, supaya bisa ikut menikmati siaran digital.

"Harganya cuma sekitar Rp 150-300 ribu bisa didapatkan, atau membeli SmartTV yang tidak perlu menggunakan STB itu sudah bisa menikmati siaran digital," ungkapnya.

 

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved