Breaking News:

Harga BBM Naik

Harga BBM Sudah Naik Tapi Tarif Aplikasi Belum Naik, Ojol di Serang Banten Ancam Demo Besar-besaran

Harga BBM yang dinaikan oleh pemerintah pada 3 September 2022, memicu reaksi dari mahasiswa, buruh pabrik, hingga pengendara ojek online (Ojol).

Penulis: mildaniati | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Ahmad Haris
Ilustrasi para pekerja ojeg online (ojol). Ojol di Kota Serang mengancam akan gelar demo, jika tidak ada kenaikan tarif usai kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Harga BBM yang dinaikan oleh pemerintah pada 3 September 2022, memicu reaksi dari mahasiswa, buruh pabrik, hingga pengendara ojek online (Ojol).

Para ojeg online (ojol) di Kota Serang Provinsi Banten mengancam akan demo, jika tidak ada kenaikan tarif aplikasi, usai kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Salah satu tukang Ojol Maxim, Ahmad Hayumi mengatakan, dirinya keberatan dan merasa miris atas kenaikan BBM.

Baca juga: Naikan Harga BBM, Mahasiswa Banten Sebut Pemerintahan Jokowi Beri Pandemi Lebih Besar dari Covid-19

Pasalnya, usai pemerintah menaikan harga BBM, secara pribadi pendapatannya di ojol berkurang.

"Sangat miris sekali mempengaruhi pendapatan," ujarnya pada TribunBanten.com saat ditemui di halte jalan Jendral Sudirman Kota Serang, Selasa (6/9/2022).

Selama ini, tarif antar penumpang jarak dekat hanya di angka Rp 7.900 sampai Rp 8.900.

"Rp 7.900 sampai Rp 8.900 untuk jarak terdekat," terangnya.

Sementara, untuk gojek jarak terdekat Rp 9.600 dan antar makanan Rp 8.000.

Kata Hayumi, pihak maxim yang ada di pusat saat ini belum menaikan harga tarif.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved