Breaking News:

Ponpes di Cikeusal Kabupaten Serang Kebakaran, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kebakaran melanda salah satu pondok pesantren (Ponpes) Ibdatul Falah di Kampung Cadas Ngampar, Desa Sukaraja, Cikeusal, Kabupaten Serang.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Ahmad Haris
Dok. BPBD
Petugas pemadam kebakaran saat memadamkan api yang membakar bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Ibdatul Falah di Kampung Cadas Ngampar, Desa Sukaraja, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang. Kebakaran terjadi diduga akibat korsleting listrik. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Kebakaran melanda pondok pesantren (Ponpes) Ibdatul Falah di Kampung Cadas Ngampar, Desa Sukaraja, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (6/9/2022), pukul 10.00 WIB.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden itu.

Baca juga: Santri Ponpes di Kecamatan Baros Berlarian Menyelamatkan Diri, Api Membesar di Atap Kobong

Kepala BPBD Kabupaten Serang Nana Sukmana mengatakan, peristiwa tersebut diduga akibat adanya arus pendek listrik, yang menimbulkan percikan api sehingga mengakibatkan satu kobong santri rusak berat.

"Kami menerima laporan dari warga sekitar yang melihat kejadian tersebut," katanya melalui pesan WhatsApp, Selasa.

Nana Sukmana menjelaskan, peristiwa tersebut berawal pada pukul 09.30 WIB pada saat para santri sedang tertidur.

Dan para santri tersebut merasakan ada hawa panas, dan melihat ada kobaran api dari kobong yang ada di sebelahnya.

"Santri tersebut membangunkan temannya dan teriak meminta tolong kepada warga sekitar, untuk membantu memadamkan api tersebut," katanya.

Baca juga: Anak Soimah Diduga Tewas Dianiaya saat Nyantri di Gontor, Polisi Langsung Temui Pihak Ponpes

Api pun berhasil dipadamkan oleh warga sekitar, Polsek Cikeusal dan unit pemadam kebakaran posko Petir. Api berhasil dipadamkan pada pukul 11.00 WIB.

Akibat peristiwa itu, satu kobong habis terbakar dan kerugian diperkirakan mencapai Rp 20 juta.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, api berasal dari korsleting listrik sehingga merambat ke bahan yang mudah terbakar," katanya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved