Breaking News:

Protes Kenaikan Harga BBM, Puluhan Sopir Angkot di Lebak Gelar Aksi Mogok Masal

Buntut kenaikan harga BBM, puluhan sopir angkot yang beroperasi di Rangkasbitung melakukan aksi mogok masal atau tidak beroperasi

Penulis: Nurandi | Editor: Abdul Rosid
Nurandi/TribunBanten.com
Buntut kenaikan harga BBM, puluhan sopir angkot yang beroperasi di Rangkasbitung melakukan aksi mogok masal atau tidak beroperasi 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Nurandi

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Puluhan sopir angkot yang beroperasi di Rangkasbitung melakukan aksi mogok masal atau tidak beroperasi.

Aksi mogok masal itu merupakan bentuk protes para sopir angkot atas kenaikan harga BBM oleh pemerintah.

Pantauan TribunBanten.com, para sopir angkot juga memberhentikan dan memarkir mobilnya di Jalan Otto Iskandardinata dan Jalan Kuncoro Jakti.

Baca juga: Dampak Kenaikan BBM, Harga Pangan di Rangkasbitung Kabupaten Lebak Mulai Beranjak Naik

Koordinator Sopir Angkot Rangkasbitung Asep mengatakan, aksi yang dilakukan sopir sebagai bentuk keresahan.

"Jadi kami mendesak untuk pemerintah segera menetapkan tarif angkot saat ini," katanya saat berada di Jalan Otto Iskandardinata, Rangkasbitung, Selasa (6/9/2022).

Dirinya menyebutkan saat ini tarif angkot masih pada harga yang lama, sedangkan harga BBM sudah naik.

"Jadi saat ini harga untuk tarif angkot masih Rp 5.000, sedangkan pengeluaran semakin besar untuk BBM," ujarnya.

Saat ini kondisi angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP) dan angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP) di Terminal Mandala Lebak masih normal dan berjalan seperti biasanya.

Menanggapi kejadian tersebut Kepala Terminal Mandala Lebak, Muksin mengatakan terkait harga tarif angkot di wilayah Rangkasbitung keputusan ada di pemerintah pusat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved