Breaking News:

Kasus Pembunuhan Brigadir J

Kapolri Sebut Penyidik Ketakutan Saat Berhadapan Langsung dengan Ferdy Sambo

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa penyidik kepolisian sempat ketakutan saat mengusut kasus kematian Brigadir J.

Editor: Ahmad Haris
Grafis Tribunnews
Tersangka pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo dihadirkan dalam rekonstruksi yang digelar pada Selasa (30/8) kemarin. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa penyidik kepolisian sempat ketakutan saat mengusut kasus kematian Brigadir J. 

TRIBUNBANTEN.COM - Penyidik kepolisian disebut sempat ketakutan, saat mengusut kasus kematian Brigadir J.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Kapolri menceritakan prihal kuatnya Ferdy Sambo saat menjadi Kadiv Propam Polri, kepada jurnalis senior Budiman Tanuredjo di Satu Meja The Forum.

Baca juga: Pengamat Nilai Masih Ada Power Kuasa Ferdy Sambo hingga Polri Tak Kunjung Tahan Putri Candrawathi

Kapolri mengaku, akhirnya memutuskan untuk menonaktifkan Ferdy Sambo sebagai Kadiv Propam Polri.

Keputusannya itu diambil, setelah mantan Kabareskrim Polri itu menerima informasi intimidiasi yang diterima sejumlah penyidik yang terlibat pengusutan kasus kematian Brigadir J.

“Kita minta untuk Sambo kita non aktifkan saat itu, karena kami dapatkan informasi-informasi ada kesulitan dari Timsus saat itu untuk bekerja dengan baik,” ucap Listyo dalam cuplikan video di tayangkan di akun instagram @satumejaforum pada Rabu (7/9/2022).

Saat itu kata Listyo, ia mulai mendalami kasus kematian Brigadir J yang tewas di rumah atasannya sendiri yakni Ferdy Sambo.

Saat didalami, ia mendapat informasi ada upaya penghalang-halangan penyelidikan kasus.

“Kemudian saya dalami dan saya dapat informasi bahwa ada upaya halang-halangi intimidasi,” jelas Listyo.

Bukan hanya itu, Listyo juga menemukan adanya upaya Ferdy Sambo membuat cerita sesuai skenario yang dirancangnya untuk disampaikan ke orang-orang yang punya pengaruh.

Ketika itu kata Listyo, sejumlah penyidik juga sempat takut dengan pengaruh besar Ferdy Sambo di Mabes Polri.

Disebut bahwa siapa saja yang mencoba membongkar kasus itu akan berhadapan langsung dengan Ferdy Sambo.

“Penyidik pun sempat takut saat itu. Karena ada bahasa-bahasa bahwa mereka semua akan berhadapan dengan yang bersangkutan (Ferdy Sambo),” tuturnya.

Baca juga: Diduga di balik "Kerajaan Sambo" Ada "Kakak Asuh" yang Buat Sambo Kuat dan Berkuasa di Polri

Sebelumnya diketahui sopir Irjen Ferdy Sambo, Brigadir J tewas di rumah jenderal tersebut.

Di awal disebutkan bahwa Brigadir J tembak menembak dengan ajudan Ferdy Sambo, Bharada E.

Namun, belakangan, ternyata Ferdy Sambo terlibat langsung dalam mencabut nyawa anak buahnya itu.

 

Artikel ini telah tayang di Tribuntangerang.com dengan judul Kapolri Sebut Penyidik Ketakutan Saat Berhadapan Langsung dengan Ferdy Sambo

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved