Minyak Dunia Anjlok, Erick Tohir Bicara Peluang Harga BBM di Indonesia Turun

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berbicara peluang turunnya harga BBM di Indonesia.

Editor: Abdul Rosid
Istimewa via Kompas.com
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berbicara peluang turunnya harga BBM di Indonesia. 

TRIBUNBANTEN.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berbicara peluang turunnya harga BBM di Indonesia.

Dia mengatakan, hal tersebut bisa saja terjadi jika harga minyak mentah dunia turun.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah berjangka Brent turun 1,35 dolar AS atau 1,5 persen menjadi 91,48 dolar AS per barel pada pukul 04:20 GMT.

Baca juga: Reaksi Puan Maharani saat PKS Walk Out Tolak Kenaikan Harga BBM, Santai, Lalu Lanjutkan Sidang

Sebelumnya harga Brent telah jatuh 3 persen pada sesi perdagangan sebelumnya.

Sementara harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS terkoreksi 1,8 persen atau 1,55 dolar AS menjadi 85,33 dolar AS per barel.

"Banyak yang bicara, nanti kalo harga minyak dunia turun gimana? Ya pastinya (harga BBM) turun," ucap Erick di Grha Pertamina, Jakarta, Rabu (7/9/2022).

"Harga minyak dunia mungkin sekarang 95 dolar AS per barel, kemudian nanti turun ke 75 dolar AS per barel. Berarti Pertamax akan harga pasar. Jadi bisa aja turun," sambungnya.

 

 

Namun, untuk BBM jenis Pertalite dan Solar, Erick menyebutkan bahwa mekanisme harganya akan berbeda.

Hal ini dikarenakan Pertalite dan Solar merupakan bagian dari BBM subsidi. Sehingga perhitungan harga jualnya berbeda-beda.

"Tapi apakah Solar dan Pertalite nanti akan harga pasar? Ya enggak bisa, itu (BBM) subsidi," papar Erick.

Ia kembali mengungkapkan, pada dasarnya kebijakan penyesuaian harga BBM oleh Pemerintah adalah langkah bijak.

Agar anggaran subsidi negara tidak membengkak imbas fluktuasi harga minyak dunia.

Baca juga: Harga Minyak Dunia Turun Drastis per 7 September 2022, Ini Faktor Penyebabnya

Baca juga: Harga Pertamax Ikutan Naik Padahal Bukan BBM Subsidi, Ini Penjelasan Pertamina

"Yang mesti diingat, apa yang dilakukan Pemerintah hari ini untuk mengurangi subsidi," pungkasnya.

Sebagai tambahan informasi, harga Pertamax pada Sabtu (3/9/2022) meningkat menjadi Rp14.500 per liter. Sebelumnya BBM nonsubsidi tersebut dibanderol Rp12.500.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Erick Thohir Sebut Harga Pertamax Bisa Kembali Turun, Begini Penjelasannya

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved