Breaking News:

Resmi! Tarif Ojek Online Naik per 7 September 2022, Harga Minimal Rp 8.000-11.200

Berikut ini tarif baru ojek online setelah kenaikan harga BBM jenis pertalite, solar bersubsidi, dan pertamax.

Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNJABAR.ID/DIAN HERDIANSYAH
Ilustrasi ojek online. Berikut ini tarif baru ojek online setelah kenaikan harga BBM jenis pertalite, solar bersubsidi, dan pertamax. 

TRIBUNBANTEN.COM - Berikut ini tarif baru ojek online setelah kenaikan harga BBM jenis pertalite, solar bersubsidi, dan pertamax.

Pengumuman penetapan tarif baru ojek online itu diumumkan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Hendro Sugianto

"Kami perlu sesuaikan tarif angkutan, dalam hal ini ojol, dengan penyesuaian terhadap kenaikan harga BBM. Kami berikan waktu tiga hari untuk segera menyesuaikan harga tarif ojol yang baru," tuturnya dalam konferensi pers, Rabu (7/9/2022).

Baca juga: VIDEO: Sopir Angkot di Lebak Banten Mogok Gegara Kenaikan Harga BBM

Menurut dia, tarif ojol dibagi menjadi tiga zona. Zona pertama, tarif batas bawah ojol naik dari Rp1.850 menjadi Rp2.000 dan tarif batas atas naik dari Rp2.300 menjadi Rp2.500.

Zona kedua, tarif batas bawah naik dari Rp2.250 menjadi Rp2.550 dan batas atas naik dari Rp2.650 menjadi Rp2.800.

Tarif minimal untuk zona dua adalah Rp10.200 sampai Rp11.200.

Kemudian, zona ketiga, tarif batas bawah naik dari Rp2.100 menjadi Rp2.300 dan tarif batas atas naik dari Rp2.600 menjadi Rp2.750.

Tarif minimal untuk zona ketiga adalah Rp9.200 sampai Rp11.000.

Untuk diketahui, pemerintah resmi menaikkan harga BBM jenis pertalite dari Rp7.650 per liter menjadi Rp10 ribu per liter. Begitu juga dengan solar subsidi yang naik dari Rp5.150 menjadi Rp6.800 per liter.

Kemudian, pemerintah juga mengerek harga BBM non subsidi jenis pertamax dari Rp12.500 menjadi Rp14.500 per liter.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved