Breaking News:

Sempat Dilema, Jokowi Sampai Lakukan Semedi Putuskan Indonesia Tidak Lockdown saat Pandemi Covid-19

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa dunia sekarang ini mengalami perubahan luar biasa yang awalnya diakibatkan oleh Pandemi Covid-19.

Tribunnews.com
Presiden Jokowi yakin bahwa di tahun 2045 Indonesia berada diposisi 4 dunia sebagai negara yang mampu bersaing dengan negara lain. 

TRIBUNBANTEN.COM - Presiden Joko Widodo ( Jokowi) bercerita bagaimana pemerintah sempat dilema dalam menerapkan kebijakan penanganan pandemi Covid-19.

Bahkan, Presiden Jokowi mengaku sampai melakukan semedi dalam memutuskan cara dalam menghadapi pandemi saat itu.

Dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia, mulanya Presiden Jokowi mengatakan bahwa dunia sekarang ini mengalami perubahan luar biasa akibat pandemi.

Ia pun merasa beruntung karena dirinya tidak menerapkan lockdown pada awal masa pandemi karena efeknya begitu besar terhadap ekonomi.

“Saya tidak bisa memperkirakan kalau kita saat itu melakukan lockdown,” kata Presiden, Rabu (7/9/2022).

Menurut Presiden Jokowi, pemerintah sempat dilema dalam menerapkan kebijakan lantaran hampir 70 negara saat itu menerapkan lockdown.

TONTON JUGA

Apalagi 80 persen anggota kabinet pemerintahan Jokowi meminta lockdown dan hasil survei kurang lebih 80 persen masyarakat ingin lockdown.

“Saya tidak bisa memperkirakan kalau kita saat itu melakukan lockdown, berakibat pada ekonomi seperti apa, berakibat sosial politik seperti apa,” katanya.

Akhirnya, Presiden Jokwoi pun  melakukan semedi dalam memutuskan cara dalam menghadapi Pandemi saat itu.

Ia mengkaji dan mengkalkulasi dampak yang ditimbulkan apabila pemerintah menerapkan lockdown.

“Saat itu saya semedi! Saya endapkan betul apa bener harus melakukan itu dan jawabannya, saya jawab tidak usah lockdown!"

"Dan ternyata betul kalau lockdown mungkin kita bisa minus 17 persen,” kata Jokowi.

Naikan Harga BBM, Mahasiswa Banten Sebut Pemerintahan Jokowi Beri Pandemi Lebih Besar dari Covid-19

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved