Breaking News:

Kasus Pembunuhan Brigadir J

Cerita Jenderal Listyo, Susah Payah Benahi Citra Polri, Kepercayaan Merosot Tajam Gegara Ferdy Sambo

Kepolisian Republik Indonesia mengalami menurutan tingkat kepercayaan masyarakat secara drastis, imbas kasus yang menjerat Ferdy Sambo.

Editor: Ahmad Haris
Grafis Tribunnews
Kepolisian Republik Indonesia mengalami menurutan tingkat kepercayaan masyarakat secara drastis, imbas kasus yang menjerat Ferdy Sambo. 

TRIBUNBANTEN.COM - Kepolisian Republik Indonesia mengalami menurutan tingkat kepercayaan masyarakat secara drastis, imbas kasus yang menjerat salah satu jenderalnya, yakni Ferdy Sambo.

Hal itu diakui secara langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Padahal selama ini, Kapolri sudah berjuang sekuat tenaga untuk membangun citra Polri menjadi lebih baik.

Baca juga: Jenderal Listyo Sigit Prabowo Jawab Isu Perpecahan Akibat Rekayasa Ferdy Sambo di Kasus Brigadir J

Baca juga: Suami Istri di Sumsel Beri Nama Anaknya Perdi Sambo, Ingin Sang Putra Jadi Jenderal Bukan Pembunuh

Kapolri mengatakan, peristiwa penembakan yang melibatkan mantan Kadiv Propam itu menjadi pukulan berat bagi institusi Polri.

Apalagi, kasus tersebut terjadi saat Polri tengah memperbaiki citra di tengah masyarakat.

Listyo pun bercerita mengenai prosesnya menjadi Kapolri dan pengalaman selama menjabat beberapa tahun di institusi tersebut.

Saat ia masih menjalani fit and proper test di DPR RI, citra kepolisian berada di angka 74 persen.

Kemudian, ia melaksanakan berbagai program transformasi Polri seusai dilantik.

Mengutip WartaKotalive.com, program tersebut diawali Kapolri dari mendengar aspirasi masyarakat.

Citra kepolisian pun akhirnya naik menjadi 76 persen.

Listyo mengakui, kenaikan angka dua persen itu bukan hal yang mudah.

Menurutnya, dibutuhkan kerja sama semua pihak di institusi Polri mulai dari bawah hingga atas.

"Angka naik ke 76 persen itu pekerjaan berat, dan ini dilakukan oleh kita semua dari atas sampai bawah bareng-bareng," curhat Listyo dalam program Satu Meja The Forum di Kompas TV, seperti dikutip pada Kamis (8/9).

Namun, saat kasus Ferdy Sambo terjadi, citra kepolisian merosot tajam menjadi 54 persen.

Bagi Listyo, kasus Ferdy Sambo merupakan pukulan berat bagi institusi kepolisian.

Baca juga: Pengamat Nilai Masih Ada Power Kuasa Ferdy Sambo hingga Polri Tak Kunjung Tahan Putri Candrawathi

Baca juga: Tiga Kapolda Diduga Terlibat Kasus Ferdy Sambo, Mabes Polri Akui Telah Menerima Informasinya

"Begitu ada peristiwa sambo turunnya luar biasa jadi 54 persen dan ini pukulan buat kita," ucapnya.

Selain itu, Kapolri juga mengakui tak mudah untuk mengungkap kasus yang melibatkan mantan Kadiv Propam itu.

Selain memiliki pengaruh besar di kepolisian, di awal kasus Ferdy Sambo juga menyusun skenario terkait keterlibatannya dalam pembunuhan terhadap Brigadir J.

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Curhat Kapolri: Capek-capek Naikin Citra Polisi Terjun Bebas Karena Ferdy Sambo

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved