Breaking News:

Pemkab Serang Siapkan Rp5,7 M untuk BLT BBM, Masyarakat Berpenghasilan Rp3,5 Juta jadi Prioritas

Pemkab Serang saat ini telah menyiapkan anggaran sebesar Rp5,7 miliar untuk bantuan langsung tunai atau BLT BBM.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Abdul Rosid
Desi Purnamasari/TribunBanten.com
Pemkab Serang saat ini telah menyiapkan anggaran sebesar Rp5,7 miliar untuk bantuan langsung tunai atau BLT BBM. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pemkab Serang saat ini telah menyiapkan anggaran sebesar Rp5,7 miliar untuk bantuan langsung tunai atau BLT BBM.

Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa mengatakan, dana tersebut akan diperuntuhkan bagi warga yang terdampak kenaikan harga BBM.

Adapun sumber dana tersebut, dijelaskan Pandji Tirtayasa berasal dari dana alokasi umum (DAU) dan dana bagi hasil (DBH).

Hal itu merupakan tindaklanjut surat dari Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani.

Baca juga: Cara Cek BLT BBM Rp 600 Ribu dengan Mudah Lewat HP, Buka Aplikasi Cek Bansos

“Kemarin sudah kita hitung dana bagi hasil dan DAU ini dua persen itu sekitar Rp5,7 miliar," katanya di Pemkab Serang, Kamis (8/9/2022).

Pandji mengatakan anggaran tersebut saat ini sedang divalidasi data berapa yang akan diberikan dan kelompok sasaran mana saja.

"Pemprov Banten sudah mengalokasikan kita mendapat 9.300 untuk warga kelompok miskin,” katanya.

Jelasnya, dari data 9.300 warga Kabupaten Serang yang akan menerima dari Pemprov Banten tentunya tidak di perbolehkan menerima double dari Pemkab Serang.

Pemkab Serang akan membantu untuk kelompok para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), masyarakat, supir angkutan umum, dan buruh yang penghasilannya di bawah Rp3,5 juta per bulannya.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan hasil daya beli mereka, sedangkan kisaran bantuannya, kata Pandji, tidak berbeda dari apa yang sudah diputuskan oleh pusat, yakni perbulan Rp150 ribu bisa sama bisa juga dibawah itu.

"Karenanya, kondisi keuangan yang kita punyai hanya Rp5,7 miliar, sementara yang harus kita bantu masih dalam pendataan," katanya.

 

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved