Breaking News:

Tarif Angkutan Umum di Banten Akan Naik hingga 30 Persen, Imbas Kenaikan BBM Subsidi

Tarif angkutan umum di Banten akan naik hingga 30 persen menyusul kenaikan harga BBM

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
Dok. Dishub Kabupaten Serang
Ilustrasi angkutan umum di Banten. Tarif angkutan umum di Banten akan naik hingga 30 persen menyusul kenaikan harga BBM 

Laporan Wartawan Tribun Banten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Tarif angkutan umum di Banten akan naik hingga 30 persen menyusul kenaikan harga BBM

Pihak Dinas Perhubungan Provinsi Banten berdiskusi dengan sejumlah pihak mulai dari perwakilan Dishub Kabupaten/Kota, organisasi angkutan darat (Organda) serta pengusaha angkutan.

"Kami diskusi berapa sih tarif di lapangan, rata-rata naik 20-30 persen. Nah sementara kita rembukin dulu berapa kenaikan," ujar Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Tri Nurtopo kepada TribunBanten.com saat dihubungi via telepon, Rabu (7/9/2022).

Baca juga: Berikut Prioritas Penerimanya BLT di Kabupaten Serang Pasca-Kenaikan Harga BBM

Disampaikan Tri, dikarenakan kenaikan BBM mencapai sekitar 31-32 persen.

Kemudian dalam forum diskusi tersebut membuat perhitungan untuk kesepakatan bersama.

Sehingga disepakati, kenaikan tersebut diperkirakan sekitar 20-30 persen.

Namun kepastian kenaikan tarif tersebut, kata Tri, sifatnya baru sementara.

Sebab pihaknya masih menunggu regulasi dari Kementrian Perhubungan RI.

"Jadi belum ditetapkan, kita nunggu kebijakan dari Pusat dulu. Khawatirnya kita tetapkan, nanti ada kebijakan lain," ungkapnya.

Tri menyampaikan dalam menaikan harga angkutan sekitar 20-30 persen itu.

Berdasarkan ring atau formula dalam melakukan perhitungan tarif.

Pertama memasukan unsur apa saja komponen yang menyebabkan kenaikan harga.

Kedua, terkait masalah kenaikan harga BBM yang mencapai sekitar 31-32 persen.

"Ketiga kita tanya dilapangan naiknya berapa? BBM nya saja kan naik 31-32 persen," ungkapnya.

Baca juga: Harga BBM Naik, Polda Banten Gelar Diskusi Bareng Mahasiswa, Buruh, dan Ulama di Hotel

Namun dia menegaskan bahwa aturan kenaikan tarif angkutan ini, belum ditetapkan.

Karena masih menunggu regulasi dari Pemerintah Pusat.

"Takutnya nanti yang di Jakarta, dalam menyusun perhitungan harga ada unsur lain yang dimasukan. Jadi kita tunggu dari Pusat dulu," tukasnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved