Breaking News:

Dapat BLT BBM Rp 500 Ribu, Emak-emak Asal Serang Ini Malah Sedih: Kepikiran Tetangga Tak Kebagian

Eni Haryati warga Sempu Seroja Kota Serang menerima BLT BBM dan Bantuan sosial sembako Rp 500 ribu di Kantor Pos Serang, pada Jumat (9/9/2022).

Penulis: mildaniati | Editor: Glery Lazuardi
mildaniati
79.589 warga dari Kabupaten dan Kota Serang mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM dan Bantuan Sosial (bansos) sembako. Eni Haryati warga Sempu Seroja Kota Serang menerima BLT BBM dan Bantuan sosial sembako Rp 500 ribu di Kantor Pos Serang, pada Jumat (9/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Banten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG- Eni Haryati warga Sempu Seroja Kota Serang menerima BLT BBM dan Bantuan sosial sembako Rp 500 ribu di Kantor Pos Serang, pada Jumat (9/9/2022).

Petugas kantor pos mendistribusikan bantuan itu untuk warga Kabupaten Serang dan Kota Serang.

Eni mengaku baru pertama kali mendapatkan BLT BBM.

Eni yang juga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) sejak tahun 2020 merasa senang menerima bantuan tersebut.

"Alhamdulillah senang dapat bantuan," ujarnya saat ditemui di lokasi, Jumat (9/9/2022).

Baca juga: Pembagian BLT BBM dan Bansos di Banten: 79.589 Warga Kota-Kabupaten Serang Masuk Daftar Penerima

Bantuan tersebut akan dia pergunakan untuk membeli beras sebagai kebutuhan pokok sehari-hari di rumahnya.

"Buat beli beras," terangnya.

Lanjut perempuan berusia sekitar 40 tahun itu mengaku antara senang dan sedih menerima bantuan.

Senangnya, dia kebagian menerima bantuan, namun sedihnya, tetangganya yang lain tidak kebagian mendapatkan bantuan.

"Antara senang dan sedih, sedihnya tetangga saya yang lain engga dapat," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Kantor Pos Serang, Andi Johan menyampaikan sebanyak 79.589 warga dari Kabupaten Serang dan Kota Serang mendapatkan BLT BBM dan Bantuan sosial sembako.

Data penerima bantuan BLT BBM dan Bansos sembako bulan September itu diperoleh dari data pusat (Kementrian Sosial).

"Datanya dari pusat," ucap Ade.

Bantuan tersebut disalurkan sejak tanggal 7 September, dan akan berlangsung selama 2 minggu ke depan.

Baca juga: Pemkab Serang Siapkan Rp5,7 M untuk BLT BBM, Masyarakat Berpenghasilan Rp3,5 Juta jadi Prioritas

Ade juga mengimbau, apabila ada warga sakit dan tidak bisa mengambil bantuan tersebut pada saat jadwal yang ditentukan, maka bantuan dapat diambil paling akhir dia awal bulan Oktober.

Sejauh ini, pendistribusian bansos masih menggunakan 3 cara, pertama dilakukan secara door to door atau langsung ke alamat yang ada, melalui komunitas dan datang langsung ke kantor pos.

"Kemarin kita sudah launching di Kasemen dan Taktakan, kita jadwalkan di komunitas, kita jadwalkan di titik masyarakat berkumpul agar mereka tidak datang jauh-jauh sehingga bisa diambil di kantor pos terdekat," paparnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved