Breaking News:

Imbas Harga BBM Naik, Tarif Angkutan Umum Antar Kota di Banten Naik 20 Persen

Imbas dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), tarif angkutan umum antar kota di Provinsi Banten naik sekitar 20 persen.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Abdul Rosid
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Imbas dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), tarif angkutan umum antar kota di Provinsi Banten naik sekitar 20 persen. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Imbas dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), tarif angkutan umum antar kota di Provinsi Banten naik sekitar 20 persen.

Kenaikan tarif itu berdasarkan hasil musyawarah bersama antara Dishub Provinsi Banten bersama Dishub kabupaten/kota, organisasi angkutan darat (Organda), Dirlantas Polda Banten serta pengusaha angkutan.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Tri Nurtopo menerangkan bahwa kenaikan tarif itu berdasarkan sejumlah pertimbangan.

Baca juga: Tarif Angkot di Cilegon Naik Akibat Kenaikan Harga BBM, Dinas Perhubungan Bilang Begini

"Jadi pertimbangannya kita juga ada hitung-hitungannya. Kemarin juga kan di lapangan kenaikannya sekitar 20-30 persen," ujarnya saat berada di Samsat Cikande, Jumat (9/9/2022).

Tri menuturkan bahwa untuk kenaikan tarif angkutan umum antar kota jarak jauh sekitar 20 Persen.

Sementara angkutan umum antar kota jarak pendek sekitar 30 persen.

"Kalo yang 30 persen rata-rata angkutan kota yang harganya Rp 5-6 ribu jarak dekat, kalo yang secara jauh antar kota rata-rata 20 persen," ungkapnya.

Diakuinya, saat ini pihaknya tinggal menunggu SK penetapan dari Pj Gubernur Banten Al Muktabar.

Di mana untuk berkasnya, kata dia, sedang disiapkan oleh Biro Hukum Setda Provinsi Banten.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved