Breaking News:

Warga Keluhkan Tanah Urugan Proyek Banten Islamic Center Masuk Rumah, Ini Kata Kadis Perkim

Urugan tanah proyek senilai Rp 75 miliar itu belum padat sehingga masuk ke permukiman warga ketika hujan.

TribunJakarta.com/Afriyani Garnis
ilustrasi. Jakarta Islamic Center (JIC). Pembangunan Banten Islamic Center/Baitul Quran di kawasan Ciputri, Kasemen, Kota Serang, dimulai pada Juli 2022 dan ditargetkan selesai pada Desember 2022. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin


TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Kepala Dinas Perkim Provinsi Banten M Rachmat Rogianto mendengar laporan sejumlah warga Ciputri, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

Sejumlah warga mengeluhkan pengerjaan proyek pembangunan Banten Islamic Center/Baitul Quran karena urugan tanah masuk rumah ketika hujan.

"Sudah ditindaklanjuti," ujarnya di Samsat Cikande, Jumat (9/9/2022).

Baca juga: Lahan Bakal Dibangun Banten Islamic Center, Warga Kampung Kantin Serang Menolak Dipindah

Menurut dia, pihaknya menindaklanjuti dengan menurunkan sedikit tumpukan tanah yang berada di samping bangunan.

"Bagian yang lainnya nanti akan disesuaikan dengan kemiringan drainase dan sebagainya," katanya.

Urugan tanah proyek senilai Rp 75 miliar itu belum padat sehingga masuk ke permukiman warga ketika hujan.

Saat ini sedang dilakukan proses pemadatan tanah sehingga ketika ada hujan turun, tidak lagi turun ke permukiman warga.

"Kalau masih ada seperti itu kasih tahu kontraktornya supaya segera ditindak," ucapnya.

Pembangunan Banten Islamic Center/Baitul Quran di kawasan Ciputri, Kasemen, Kota Serang, dimulai pada Juli 2022 dan ditargetkan selesai pada Desember 2022.

Baca juga: Update Progres Pembangunan Banten Islamic Center Sudah 10 % , Target Rampung Desember 2022

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved