Breaking News:

Kenaikan Tarif Angkutan Umum Antar Kota di Banten, Masih Tunggu SK Pj Gubernur Banten  

Kenaikan tarif angkutan umum antar kota di Provinsi Banten, masih menunggu SK Pj Gubernur Banten Al Muktabar.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Ahmad Tajudin
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Tri Nurtopo. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Kenaikan tarif angkutan umum antar kota di Provinsi Banten, masih menunggu SK Pj Gubernur Banten Al Muktabar.

Sebelumnya, Dishub Provinsi Banten bersama Dishub Kabupaten Kota, organisasi angkutan darat (Organda), Dirlantas Polda Banten serta pengusaha angkutan umum di Banten telah memutuskan untuk menaikan tarif angkutan umum antar kota sebesar 20 persen.
"Terkait tarif, SK nya belum selesai masih proses, intinya sudah kita proses," kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Tri Nurtopo saat di KP3B Kota Serang, Senin (12/9/2022).
"Karena secara prinsif harus dilaporkan dulu ke pak gubernur, terkait SK nya."
"Karena belum selesai jadi belum berani, masih dibiro hukum," sambungnya.
Tri menjelaskan, bahwa penyesuaian tarif tersebut dilakukan sebelum terjadinya kenaikan BBM.
Berdasarkan kesepakatan bersama, kata Tri, diputuskan bahwa tarif angkutan umum antar kota di dalam Provinsi naik sekitar 20 persen.
Meski masih menunggu SK dari gubernur, tapi tidak menutup kemungkinan beberapa supir sudah mulai memberlakukan.
"Kita bermain hati, BBM sudah naik. Saya enggak berani bilang enggak, enggak berani bilang iya," katanya.
"Karena kan kita sudah melihat hampir semuanya naik 30 persen biaya operasional dan lainnya," ungkapnya. 
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved