Breaking News:

Parkir di Jalan Ahmad Yani Cilegon, Mobil Pajero dan Avanza Jadi Korban Pencurian Modus Pecah Kaca

Dua kendaraan roda empat hilang dari tempat parkir di Jalan Ahmad Yani Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Banten pada Senin

Penulis: Sopian Sauri | Editor: Glery Lazuardi
(whichcar.co.au)
Ilustrasi pencurian begal pecah kaca mobil. Dua kendaraan roda empat hilang dari tempat parkir di Jalan Ahmad Yani Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Banten pada Senin 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Sopian Sauri

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Dua kendaraan roda empat hilang dari tempat parkir di
Jalan Ahmad Yani Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Banten pada Senin (10/9/2022) malam.

Pengendara mobil memarkir kendaraan roda empat di samping restoran Hey Steak, di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Banten.

Kedua mobil tersebut yaitu Mitsubshi Pajero berwarna putih Nopol A 4 BA dan Toyota Avanza berwarna merah A 1603 TH. Milik Jordan dan Umam.

Umam, korban pencurian, mengatakan insiden itu terjadi pada Senin pukul 10.00 WIB. Semula pengendara mobil mendengar sirine berkali-kali, namun tidak terpikir ada pencuri.

Baca juga: Tiga Kali Bolak Balik Masuk Bui, Residivis Kasus Pencurian di Serang Ini Akhirnya Ditembak

Menurut dia, suara sirine mobil Avanza selalu sensitif ketika mendengar suara apapun. Semula, dia mengira getaran suara handphone.

"Awalnya saya tidak tau lagi duduk (di restoran) mendengar mobil avanza berisik, dikira kan suara biasa, karena dengar bunyi sedikit Avanza suka bunyi alarm, pas saya lihat handpone masih ada cuma dompet ilang dan dilihat kaca (pintu sebalah kiri) kebobolan," jelas Umam kepada TribunBanten.com, Senin malam.

Pada saat melihat mobil di samping, lanjutnya, ternyata mengalami yang serupa pecah pada bagian kaca pintu namun sebalah kanan.

Baca juga: 2 Wanita Terjaring Operasi Sikat Maung 2022, Diduga Terlibat Aksi Pencurian 19 Sepeda Motor

"Pas Liat mobil disamping kebobolan juga," ucapanya.

Akibat kejadian itu, Umam menyatakan kehilangan dompet dan data-datang penting. Tidak hanya itu, kehilangan sebuah tas yang bermerk yang harganya cukup mahal.

"Kerugian bisa mencapai Rp 10 juta lebih, di dompet barang-barang penting kartu ATM dan KTP," ucapnya.

Umam menduga, pencuri sudah mengikuti korban dari PCI saat menuju restoran, karena dirinya sempat menenteng tas.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved