Breaking News:

Bulan Imunisasi Anak Nasional di Cilegon Capai 85 % , Dinkes Gunakan Cara Door to Door

Dinas Kesehatan Kota Cilegon akan mengoptimalkan sweeping atau imunisasi secara door to door.

Penulis: Sopian Sauri | Editor: Glery Lazuardi
Ilustrasi/Kemenkes
Ilustrasi imunisasi. Dinas Kesehatan Kota Cilegon akan mengoptimalkan sweeping atau imunisasi secara door to door. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Sopian Sauri

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Dinas Kesehatan Kota Cilegon akan mengoptimalkan sweeping atau imunisasi secara door to door.

Hal ini upaya untuk pencapaian target pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN).

Baca juga: Siap-siap, Anak Usia 2 Bulan di Banten akan Diberikan Imunisasi PCV, Serentak 12 September 2022  

Kabid Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan dan Upaya Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Cilegon, dokter Febri Naldo mengatakan, dalam upaya mengoptimalkan sweeping atau imunisas, pihaknya akan melakukan secara door to door.

"Kemudian mendatangkan puskesmas, dan membuka pos di Car Free day bagi anak yang belum mendapatkan imunisasi," kata dokter Febri, kepada awak media saat ditemui diruanganya, Rabu (14/9/2022)

Baca juga: KRONOLOGI Balita di Tangerang Diberi Obat Kedaluwarsa Tahun 2020, Suntikan Imunisasi Diduga Expired

Selain itu, dalam upaya pencapaian target itu, akan melakuka sweeping ke rumah-ruamah warga dan melakukan sosialisasi di puskesmas.

"Untuk mengejar target, kita akan terus berupaya mengoptimalkan sweeping ke rumah warga, kita juga mengadakan sosialisasi ke puskesmas, dan kita juga buka gerai Bian di CFD," ujarnya.

Dirinya mengungkapkan, saat angka paling tinggi imunisasi terhadap anak disumbang oleh imunisasi campak rubella mencapai 83 persen sejak hari pertama pelaksanaan.

"Memang sebenarnya terakhir itu tanggal 13 September, cuma karena masih belum mencapai target diperpanjang hingga akhir bulan ini. Untuk kota Cilegon sendiri baru mencapai 85 persen, paling tinggi campak rubella dengan capaian 83 persen," ungkapnya.

Baca juga: Demam Tinggi & Muntah-muntah, Bayi 2,5 Bulan Diduga Diberi Obat Kedaluwarsa usai Imunisasi Posyandu

Masih kata Febri, pihaknya mengimbau kepada orang tua di Kota Cilegon, bagi anaknya yang belum mendapatkan imunisasi, agar cepat bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Cilegon.

"Kami menghimbau untuk para orang tua agar tidak sulit jika diminta anaknya untuk imunisasi, mungkin karena kurangnya wawasan. Jadi kedepannya kami juga akan lebih gencar lagi melakukan sosialisasi BIAN," pungkasnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved