Breaking News:

Capaian PBB P-2B Rendah, Camat di Kabupaten Serang Terancam Kehilangan Jabatan

Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa mengancam akan mencopot jabatan camat apabila capaian pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan rendah

Penulis: desi purnamasari | Editor: Abdul Rosid
dokumentasi Diskominfosatik Kabupaten Serang
Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa mengancam akan mencopot jabatan camat apabila capaian pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan rendah 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa akan memberikan sanksi tegas kepada para camat.

Tak main-main, Pandji Tirtayasa akan mencopot jabatan camat apabila capaian penerimaan pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan (PBB-P2) masih rendah.

"Sampai dengan akhir Agustus penerimaan PBB-P2 buku 1, 2, dan 3 masih di bawah 50 persen, yakni baru sekitar 32 persen," ujar Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa di Pemkab Serang, Jumat (16/9/2022).

Baca juga: Optimalkan Pungutan Pajak Daerah, Pemkab Serang Gandeng DJP dan DJPK

Menurut Pandji, hal ini cukup memprihatinkan, lantaran PBB merupakan salah satu andalan pendapatan asli daerah (PAD).

Maka dari itu pihaknya, mengimbau kepada para camat untuk lebih serius lagi dalam melakukan penagihan PBB-P2 tersebut.

"Ini sangat memprihatinkan, maka perlu diingatkan dan ditekankan kembali, sejauh mana mereka melaksanakan tugas dalam melakukan penghimpunan PBB di masing-masing wilayahnya," katanya.

Pandji menegaskan, jika sampai akhir tahun masih ada kecamatan yang penerimaan PBB-P2 nya masih rendah pihaknya tidak akan segan-segan untuk memberikan sanksi tegas.

"Diberikan saksi tegas, diantaranya bisa saja di pindah, bisa juga di tarik ke dinas, maka hal ini perlu diperhatikan dengan baik,"tuturnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved