Breaking News:

Gedung Juang 45 Kota Serang Pasca-Revitalisasi: Instagramable, Setiap Sudut Bisa Dijelajahi Gratis

Gedung Juang 45 di Kota Serang yang awalnya terbengkalai, kini telah direvitalisasi. Bermacam fasilitas kini hadir di Gedung Juang.

Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Salah satu sudut Gedung Juang 45 di Kota Serang. Gedung Juang 45 yang awalnya terbengkalai kini telah direvitalisasi dengan bermacam fasilitas yang bisa dinikmati siapa saja yang berkunjung ke Gedung ini. 

Laporan Wartawan Tribun Banten.com/Siti Nurul Hamidah

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Gedung Juang 45 di Kota Serang, Provinsi Banten yang awalnya terbengkalai, kini telah direvitalisasi.

Bermacam fasilitas kini hadir di Gedung Juang, yang bisa dinikmati siapa saja yang berkunjung.

Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Serang, Evan Rivana mengatakan, bahwa siapa saja dapat berkunjung ke Gedung Juang 45, tanpa terkecuali dan tidak dipungut biaya apapun.

Baca juga: Wisata Sejarah di Gedung Juang 45 Kota Serang Tampak Instagramable, Pelajar Jadi Antusias Berkunjung

Gedung Juang ini terbuka untuk semua masyarakat," kata Evan kepada Tribun Banten.com saat ditemui di Kantor Dinas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Serang, Kamis (15/9/2022).

"Artinya bahwa Gedung Juang gratis bagi siapa saja yang datang, mau baca buku ataupun foto, boleh yang penting tertib,” lanjut Evan.

“Di Gedung Juang ada 3 ruangan, pada masing-masing bagian kanan dan kiri yang dipisahkan oleh lorong di tengahnya,” ucap Evan.

Sebelah kiri paling ujung, kata Evan, untuk perpustakaan anak, dan sebelah kanan paling ujung untuk wisata sejarah.

Bagian belakang ruang di Gedung Juang ada perpustakaan anak yang luasnya kira-kira 50 M2.

Untuk perpustakaan umum, ada di bagian depan dengan luasnya 50 M2.

"Karena setiap ruangan yang ada di Gedung Juang ini hampir sama, sebelum direvitalisasi,” sambung Evan.

“Fungsi sejarah ada di sebelah kanan, pertama di situ ada mini teater, ruang mini teater dan sejarah sebelum kemerdekaan, setelahnya di sebelah kiri lagi ada ruang pancasila dan di belakang ruang Pancasila ada ruang setelah kemerdekaan,” jelas Evan.

Berdasarkan keterangan Evan diketahui bahwa ruangan di Gedung Juang dibagi-bagi ruangannya dengan seksama baik untuk sejarah, edukasi dan literasi.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Serang telah menyediakan 3.000 eksemplar buku anak dan 7.000 eksemplar buku untuk umum atau dewasa.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved