Breaking News:

KPU Izinkan Mantan Koruptor Nyalon Anggota Legislatif di Pemilu 2024, Netizen: Hancur Negeri Ini!

Komisi Pemilihan Umum (KPU) membolehkan eks narapidana (napi) korupsi mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) dalam Pemilu 2024.

Editor: Ahmad Haris
Grafis Tribunnews
Komisi Pemilihan Umum (KPU) membolehkan eks narapidana (napi) korupsi mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) dalam Pemilu 2024. 

TRIBUNBANTEN.COM - Komisi Pemilihan Umum ( KPU) membolehkan mantan koruptor atau eks narapidana (napi) korupsi, mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) dalam Pemilu 2024.

Mengutip Kompas.com, berikut ini beberapa poin yang menjadi pertimbangan terkait pencalonan mantan napi korupsi dalam undang-undang pemilu.

Komisioner KPU Idham Kholik menjelaskan, alasan pemberian ini merujuk pada bunyi undang-undang nomor 17 Tahun 2017 Tentang Pemilu.

Baca juga: Pegiat Antikorupsi: Berbahagia Koruptor di Indonesia, Tetap Dihormati dan Tidak Pernah Jadi Miskin

Keputusan tersebut juga tercantum dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 46P/HUM/2018.

Berdasarkan UU no 17 itu, mantan napi diperbolehkan mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dengan ketentuan

Yakni membuat keterangan pernah dipenjara sebagai syarat administratif pencalonan.

Sementara, eks koruptor yang mencalonkan diri pada Pemilu 2024 akan diwajibkan mengumumkan statusnya sebagai mantan napi melalui media massa.

Lebih lanjut, Idham Holik menjelaskan, dalam membuat aturan penyelenggaraan pemilu, pihaknya berpedoman pada peraturan perundang-undangan.

Kemudian, Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (HAM) juga telah mengatur hak untuk memilih dan dipilih.

Sebagai informasi, polemik pencalonan mantan napi korupsi sebagai anggota legislatif juga pernah ramai jelang Pemilu 2019 lalu.

Saat itu, KPU melarang eks koruptor mencalonkan diri sebagai peserta Pemilu 2019.

Larangan itu diatur dalam Peraturan KPU (P KPU) Nomor 20 Tahun 2018.

Putusan MA ini, kata Idham, juga menjadi salah satu pertimbangan KPU tak melarang napi korupsi mencalonkan diri di pemilu.

Hal itu mendapatkan ragam komentar menohok dari netizen.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved