Breaking News:

Kasus Pembunuhan Brigadir J

Polri Lamban Usut Kasus Ferdy Sambo, Ayah Brigadir J Pasrah, Kamaruddin Merasa Gagal: Minta Maaf!

Kamaruddin Sumanjuntak merasa gagal sebagai pengacara, setelah melihat perkembangan kasus pembunuhan Brigadir J, yang tak sesuai ekspektasinya.

Editor: Ahmad Haris
Grafis Tribunnews
Kamaruddin Simanjuntak mengungkap pengakuan mengejutkan terkait kasus tewasnya Brigadir J. Ia mengaku sempat didatangi oleh sejumlah anggota Polri. Ia kini lelah dengan perkembangan kasus yang melibatkan Ferdy Sambo, karena tak kunjung usai. Ia merasa gagal, dan minta maaf. 

TRIBUNBANTEN.COM - Kuasa Hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Sumanjuntak tampak lesu.

Ia merasa gagal sebagai pengacara, setelah melihat perkembangan kasus pembunuhan Brigadir J, yang tak sesuai ekspektasinya.

Di mana kasus itu diketahui melibatkan Jenderal bintang 2 Polri, yakni Ferdy Sambo.

Hal ini karena setelah tiga bulan kasus ini berjalan, polisi hanya menetapkan lima tersangka terkait pembunuhan tersebut.

Mereka antara lain Ferdy Sambo, Bharada E, Bripka RR, Kuat Maruf, dan Putri Candrawathi.

Sementara yang ditetapkan tersangka dalam kasus obstruction of justice hanya tujuh orang.

Padahal menurut dia, harusnya sudah ada puluhan tersangka.

"Pada akhirnya apa yang saya perkirakan, perkara ini akan menjadi balilut sudah terjadi," kata Kamaruddin Simanjuntak dalam forum diskusi online seperti dikutip dari video yang diunggah akun Tiktok @tobellyboy.

"Artinya sudah tiga bulan perkara ini sejak Juli, perkara tidak terang-terang," lanjut Kamaruddin Simanjuntak.

Sementara Samuel Hutabarat, ayahanda Brigadir J, hanya bisa pasrah. Ia merasa lelah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bogor
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved