Breaking News:

Skema Pembelian Pertalite di SPBU: Dibatasi Maksimal 120 Liter/Hari dan Daftar Mobil Boleh Konsumsi

Pembelian BBM jenis Pertalite dan Solar bakal dibatasi. Khusus pembelian Pertalite untuk kendaraan bermotor roda empat dibatasi maksimal 120 liter

Editor: Glery Lazuardi
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Ilustrasi antrean di SPBU. Pembelian BBM jenis Pertalite dan Solar bakal dibatasi. Khusus pembelian Pertalite untuk kendaraan bermotor roda empat dibatasi maksimal 120 liter 

TRIBUNBANTEN.COM - Pembelian BBM jenis Pertalite dan Solar bakal dibatasi.

Khusus pembelian Pertalite untuk kendaraan bermotor roda empat dibatasi maksimal 120 liter per hari.

"Ini persiapan saja sebagai default di sistem. Di mana kita sedang melakukan uji coba sistem dan infrastruktur," tutur Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting saat dihubungi Kompas.com, Jumat (16/9/2022).

Baca juga: 16. 255 KPM di Kota Cilegon Telah Menerima BLT BBM dan Bansos

Untuk pembatasan kriteria kendaraan yang boleh menggunakan Pertalite, PT Pertamina Patra Niaga menunggu revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran BBM.

Nantinya untuk setiap kendaraan akan dicatat nomor polisinya oleh petugas SPBU Pertamina.

Pencatatan nomor ini hanya berlaku pada kendaraan yang belum mendaftar Subsidi Tepat MyPertamina.

Sementara bagi kendaraan yang sudah terdaftar di MyPertamina, hanya perlu menunjukkan QR Code saat bertransaksi dan otomatis akan terekam oleh sistem.

Bagi kendaraan yang sudah melebihi batas volume pembelian BBM per hari, maka secara sistem tidak akan dapat mengisi kembali.

"Secara sistem akan di-lock, sehingga pompa tidak bisa mengisi lagi di atas itu," ujar Irto

Bukan hanya Pertalite, pembatasan volume pembelian BBM subsidi dan skema pembeliannya juga berlaku bagi Solar dengan batasan

60 liter per hari untuk mobil pribadi atau 80 liter per hari bagi kendaraan umum.

Daftar Mobil Boleh dan Tidak Boleh Pakai Pertalite

Diketahui, kendaraan roda empat atau mobil berkapasitas mesin di atas 1.500 cc akan dilarang untuk membeli BBM bersubsidi Pertalite.

"Usulannya masih sama (mobil di atas 1.500 cc dan motor 250 cc tidak boleh beli Pertalite)," ujar Anggota Komite BPH Migas, Saleh Abdurrahman, saat dihubungi Tribunnews.com, Rabu (3/8/2022)

Baca juga: DPR RI dan Kemensos Pelototi Penyaluran Bansos BLT BBM di Lebak

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved