Breaking News:

Bocah 12 Tahun Dicabuli lalu Meninggal Dunia, Hotman Paris Turun Tangan, Geram Tak Ada Tersangka

Pengacara kondang Hotman Paris kembali mengungkap kasus dugaan rudapaksa yang menimpa bocah 12 tahun di Manado, Sulawesi Utara.

YouTube/iNews
Hotman Paris meneteskan air mata saat mengenang perjuangan sang ibu membesarkan anak-anaknya. 

TRIBUNBANTEN.COM - Pengacara kondang Hotman Paris kembali mengungkap kasus dugaan rudapaksa yang menimpa bocah 12 tahun di Manado, Sulawesi Utara.

Melalui unggahannya di Instagram @hotmanparisofficial, Minggu (18/9/2022), Hotman Paris menyebut bahkan bocah tersebut sampai meninggal dunia.

Dari informasi yang diterima Hotman Paris,  selain diperkosa, korban sempat dianiaya oleh para pelaku yang menyebabkan ia dirawat di rumah sakit. 

Bahkan kata Hotman Paris sebelum meninggal dunia, si korban sempat menyebutkan siapa saja pelaku yang memperkosa dan menganiaya dirinya ke oknum aparat kepolisian.

Namun kata Hotman sampai kini belum ada tersangka yang dibekuk dan ditetapkan kepolisian.

Baca juga: 4 Pelaku Rudapaksa Remaja 13 Tahun di Jakut Kini Diciduk Polisi, Hotman Paris: Terima Kasih Kapolda!

"Hotman 911 rencana semula akan Manado terkait kasus gadis dibawah umur yang diduga diperkosa setelah itu meninggal. Tapi Hotman 911 akan ada di Surabaya pada 24 September."

"Untuk itu ibu korban diminta datang ke Surabaya dari Manado untuk menemui Hotman. Semua biaya hotel dan transportasi akan ditanggung Atlas Beach Club, dimana Hotman menjadi salah satu pemegang sahamnya," kata Hotman.

"Sekali lagi saya mengimbau ibu korban datang. Karena katanya si korban gadis kecil sempat menyebutkan ke oknum aparat siapa saja pelakunya. Tapi kenapa belum ada yang ditahan," kata Hotman.

Dalam postingan selanjutnya tampak ada video di saat korban masih dirawat di rumah sakit dan menunjukkan pelaku di sebuah video yang diperlihatkan.

"Pengakuan cewek umur 12 tahun sebelum meningal, dijedotin kepalanya di dinding sampai cidera otak!!! 2 kali kejadian. Kejadian pertama,: diduga oleh pelaku Pertama dgn cara diancam akan dibunuhi kemudian dicabuli. Kejadian kedua, diduga dilakukan oleh pelaku Pertama dan pelaku kedua diancam pakai pisau, dijedotin didinding, dikeroyok sampai pingsan," tulis caption di video tersebut.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved