Breaking News:

Kenaikan Harga BBM Picu Tarif Bus Melambung Tinggi, Banyak Penumpang Bus Mengeluh

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) menyebabkan kenaikan jasa transportasi, salah satunya bus.

Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Suasana Terminal Pakupatan, Kota Serang. Banyak penumpang bus mengeluh karena tarif naik. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com/Siti Nurul Hamidah

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) menyebabkan kenaikan jasa transportasi, salah satunya bus.

Di Terminal Pakupatan, PO (Perusahaan Otobus) telah menaikan tarif perjalanan bagi penumpang mereka.

Kenaikan tarif bus baik luar kota atau dalam kota, dikeluhkan banyak penumpang. 

Baca juga: Daftar Lengkap Tarif Bus AKAP Terbaru di Pakupatan/Merak ke Semua Jurusan Pasca-Harga BBM Naik

Salah satunya Asih. Penumpang bus asal Ciracas Kota Serang dengan tujuan Yogyakarta itu mengungkapkan, bahwa tarif baru bus pasca-kenaikan harga BBM cukup tinggi baginya.

"Naik Rp 20.000, bagi saya masyarakat kelas biasa ya cukup signifikan kenaikannya, jadi lebih mahal harganya," tutur perempuan berusia 29 tahun itu kepada TribunBanten.com, Senin (19/9/2022).

Ilah, pengguna jasa transportasi bus tujuan Solo mengungkapkan, bahwa dirinya kaget dengan harga bus yang melambung tinggi.

“Waktu dikasih tahu tarif bus terbaru ya saya kaget, biasanya tidak sampai angka segitu, mencekik banget BBM naik” ungkapnya.

Sementara, Admin Dinas Perhubungan di Terminal Pakupatan, Hasan, menjelaskan, bahwa kenaikan harga bus merupakan hal yang wajar.

Hal ini karena mempertimbangkan bahan bakar minyak yang naik.

Hasan menuturkan kenaikan tarif bus ini tergantung kebijakan perusahaan.

"Semuanya terkena imbasnya, bukan hanya penumpang. Kenaikan tarif ini tergantung perusahaan, adapun untuk bus dengan tujuan Jawa dan lintas pulau memang sudah naik sejak awal, setelah harga BBM baru diumumkan," katanya.

Baca juga: PENGUMUMAN: Tarif Bus AKAP Kelas Ekonomi Resmi Naik, Imbas Kenaikan Harga BBM Bersubsidi

Namun, untuk tarif bus dengan tujuan seperti Balaraja, Kebon Nanas, Kebon Jeruk, Kampung Rambutan, Kalideres dan tujuan lainnya beberapa masih dalam penyesuaian.

Lia, Petugas Dinas Perhubungan Terminal Pakupatan menyebutkan, bahwa terkait kondisi lapangan penarikan tarif bus tergantung kondektur dan perusahaan.

“Untuk tarif bus itu kadang ada perbedaan dari kondektur dan perusahaan. Bisa saja kondektur memasang tarif yang lebih tinggi, namun biasanya jika ketahuan dan ada yang melapor kami tegur,” jelasnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved