Breaking News:

Alasan Pj Gubernur Banten Al Muktabar Belum Tandatangani SK Kenaikan Tarif Angkutan Umum Antar Kota

SK kenaikan tarif angkutan umum antar kota di Provinsi Banten itu belum juga ditandatangani oleh Pj Gubernur Banten Al Muktabar.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Ahmad Haris
Ahmad Tajudin/TribunBanten.com
Penjabat (Pj) Gubernur Banten, Al Muktabar saat memberikan keterangan pers. SK kenaikan tarif angkutan umum antar kota di Provinsi Banten hingga kini belum juga ditandatangani oleh Pj Gubernur Banten Al Muktabar. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin


TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - SK kenaikan tarif angkutan umum antar kota di Provinsi Banten, belum juga ditandatangani oleh Pj Gubernur Banten Al Muktabar.

Padahal, tarif angkutan umum antar kota di Banten telah ditetapkan naik sekitar 20 persen.

Kenaikan tarif itu berdasarkan hasil musyawarah antara Dishub Provinsi Banten, Dihsub Kabupaten Kota, Organda, Ditlantas Polda dan para pengusaha angkutan umum di Banten.

Padahal berkas kenaikan tarif hasil musyawarah yang sudah disepakati oleh semua pihak itu, sudah disampaikan kepada Al Muktabar.

Namun kejelasan apakah sudah bisa ditetapkan atau tidaknya tarif tersebut, sampai saat ini masih terbilang menggantung.

Hal itu lantaran SK kenaikan tarif tersebut belum juga ditandatangani Al Muktabar.

Penetapan kenaikan tarif angkutan umum antar kota itu sendiri, merupakan dampak dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Saat dikonfirmasi, alasan Al Muktabar belum juga menandatangani SK itu, lantaran dirinya masih merumuskan tarif yang pas.

"Masih kita rumuskan ini, saya masih menunggu teknisnya. Beberapa memang masih saya konsultasikan untuk ketemu harga yang pas," ucapnya saat di Gedung DPRD Banten, Selasa (20/9/2022).

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved